Kabarminang – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Maritim Teluk Bayur mengeluarkan peringatan dini gelombang tinggi yang berpotensi terjadi di wilayah perairan Sumatera Barat selama tiga hari ke depan.
Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Teluk Bayur, Hilmi Hasani Syamsuri, mengatakan peringatan dini tersebut berlaku mulai Senin (3/8/2026) pukul 19.00 WIB hingga Kamis (6/8/2026) pukul 19.00 WIB.
“Kondisi dinamika atmosfer memicu peningkatan tinggi gelombang di sebagian besar kawasan perairan Sumatera Barat,” ujar Hilmi kepada Sumbarkita, Senin (3/8/2026).
Ia menjelaskan bahwa gelombang kategori sedang dengan ketinggian 1,25 hingga 2,5 meter berpotensi terjadi di perairan Agam-Pasaman Barat, Padang-Padang Pariaman, dan Pesisir Selatan.
Kondisi serupa juga diprakirakan terjadi di wilayah Kepulauan Mentawai, meliputi perairan timur Sipora, timur Siberut, timur Pagai, serta perairan barat Siberut, barat Sipora, dan barat Pagai.
Selain itu, BMKG juga mencatat potensi gelombang tinggi dengan ketinggian 2,5 hingga 4 meter di sejumlah perairan Mentawai. Wilayah yang berpotensi terdampak antara lain perairan timur Siberut, barat Sipora, barat Siberut, dan barat Pagai.
“Gelombang tinggi ini berpeluang terjadi di perairan timur Siberut, barat Sipora, barat Siberut, dan barat Pagai,” kata Hilmi.
Menurutnya, peningkatan tinggi gelombang dipengaruhi oleh kecepatan angin yang cukup kuat di wilayah perairan Sumbar. Saat ini angin dominan bertiup dari arah barat laut hingga utara dengan kecepatan 20 hingga 25 knot.
















