Kabarminang — Universitas Islam Negeri (UIN) Imam Bonjol Padang memberikan beasiswa pendidikan magister (S2) kepada dua wisudawan terbaik Angkatan ke-96 pada hari kedua pelaksanaan wisuda, Kamis (30/7/2026).
Beasiswa tersebut diberikan sebagai bentuk komitmen universitas dalam mendorong lulusan terbaik untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi di Pascasarjana UIN Imam Bonjol Padang.
Rektor UIN Imam Bonjol Padang, Martin Kustati, mengatakan pemberian beasiswa itu merupakan upaya universitas dalam mendukung pengembangan kapasitas akademik para lulusan berprestasi.
“Kami ingin lulusan terbaik terus melanjutkan pendidikan dan mengembangkan kapasitas akademiknya,” katanya.
Ia mengatakan setiap penerima beasiswa mendapatkan bantuan biaya pendidikan sebesar Rp5,5 juta per semester selama empat semester.
Adapun dua penerima beasiswa tersebut yakni Salsabila dari Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTK), lulusan Program Studi Pendidikan Agama Islam dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,96 dan predikat pujian. Kemudian Muhammad Gibran dari Fakultas Ushuluddin dan Studi Agama (FUSA), lulusan Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir dengan IPK 3,94 serta predikat pujian.
Martin menyebut kedua wisudawan tersebut merupakan bagian dari tujuh lulusan terbaik pada Wisuda Angkatan ke-96 yang memperoleh kesempatan melanjutkan studi ke Pascasarjana UIN Imam Bonjol Padang.
“Kami berharap mereka dapat menjadi teladan dan memberikan kontribusi bagi pengembangan ilmu pengetahuan serta masyarakat,” ujarnya.
Wisuda Angkatan ke-96 UIN Imam Bonjol Padang berlangsung selama dua hari, yakni Rabu-Kamis (29-30/7/2026), di Gedung J, Kampus III Sungai Bangek, Padang. Pada hari pertama wisuda, sebanyak 814 lulusan mengikuti prosesi wisuda. Sementara pada hari kedua, terdapat 405 wisudawan yang dikukuhkan.















