Kabarminnag — Sejumlah aparat yang terdiri dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), kepolisian, dan TNI mendatangi Kampus Universitas Fort De Kock, Bukittinggi, hingga berujung ricuh.
Informasi sementara yang dihimpun Sumbarkita, kedatangan petugas tersebut terkait sengketa lahan antara Pemerintah Kota Bukittinggi dengan Yayasan Fort De Kock.
Dalam beberapa video yang diterima redaksi Sumbarkita, terlihat aparat, sejumlah mahasiswa berpakaian hitam putih, dan tenaga pengajar terlibat cekcok hingga terjadi aksi saling dorong.
Sementara itu, dalam beberapa video berikutnya terlihat seorang petugas satuan pengamanan (satpam) Universitas Fort De Kock mengalami luka memar akibat kejadian tersebut. Ia kemudian membuat laporan ke Polresta Bukittinggi.
Hingga berita ini diturunkan, tim Sumbarkita masih berupaya meminta keterangan resmi dari kedua pihak terkait insiden tersebut. Informasi lebih lanjut akan disampaikan pada pemberitaan berikutnya.
















