Kabarminang – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Padang bergerak cepat menangani longsor yang menutup sebagian badan jalan di kawasan Gunung Padang, Kelurahan Batang Arau. Material longsor yang terjadi pada Minggu (5/7/2026) malam berhasil dibersihkan sehingga arus lalu lintas kembali normal.
Kepala DPUPR Kota Padang, Malvi Hendri, mengatakan pihaknya langsung menerjunkan alat berat ke lokasi setelah menerima laporan kejadian. Pembersihan dilakukan bersama Balai Pelaksanaan Jalan Nasional/BMCKTR Sumatera Barat dengan tetap mengutamakan keselamatan.
“Alat berat langsung kita turunkan. Bersama BMCKTR Sumbar, kita melakukan pembersihan material longsor,” kata Malvi, Rabu (8/7/2026).
Menurut Malvi, proses pembersihan sempat mengalami kendala karena di sekitar lokasi longsor terdapat area pemakaman warga yang ikut terdampak. Kondisi tersebut mengharuskan petugas bekerja lebih hati-hati.
“Di lokasi terjadinya longsor terdapat kuburan warga sekitar yang ikut terdampak, kita harus membersihkannya terlebih dahulu,” ujarnya.
Sementara itu, Lurah Batang Arau, Khosyi Mudhoffar, menjelaskan longsor terjadi sekitar pukul 18.30 WIB setelah hujan deras mengguyur kawasan tersebut sejak siang. Kondisi kontur tanah yang miring menyebabkan material tanah meluncur dan menutupi separuh badan jalan.
Ia mengatakan pemerintah kelurahan segera berkoordinasi dengan DPUPR setelah menerima laporan dari masyarakat.
“Begitu mendapat informasi dari warga, kami segera menghubungi Dinas PUPR,” ujar Khosyi.
Menurutnya, pembersihan harus segera dilakukan karena lokasi longsor berada di jalur menanjak sehingga material yang menutupi jalan berpotensi membahayakan pengendara.
“Longsor harus segera dibersihkan. Meski hanya separuh badan jalan yang tertutupi, lokasi longsor berada di tanjakan sehingga tidak dapat terlihat oleh pengendara,” katanya.
Khosyi memastikan tidak ada warga yang terdampak dalam peristiwa tersebut. Material longsor hanya menutupi sebagian badan jalan tanpa merusak permukiman.
Saat ini, material longsor telah selesai dibersihkan dan alat berat milik DPUPR telah ditarik dari lokasi. Arus kendaraan di kawasan Gunung Padang juga telah kembali lancar.
















