Kabarminang — Sebuah mobil menabrak seekor kerbau di jalan nasional di Jorong Banda Gadang, Nagari Tiku Selatan, Kecamatan Tanjung Mutiara, Agam, Sumatera Barat (Sumbar), pada Sabtu (4/7/2026) malam.
Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Agam, Iptu Tika Permata Murni, mobil tersebut ialah Toyota Innova Reborn, dikemudikan oleh Riko Novendra (36 tahun), karyawan swasta, warga Kecamatan Kinali, Pasaman Barat.
Perihal kecelakaan itu, Tika menceritakan bahwa saat Innova melewati lokasi yang cukup gelap, seekor kerbau menyeberangi jalan. Ia menyebut bahwa mobil tersebut menabrak kerbau karena tidak dapat menghindari kerbau yang datang tiba-tiba.
Akibat benturan keras tersebut, kata Tika, kerbau terpental ke tengah jalan raya. Pada saat yang bersamaan, katnaya, datang sepeda motor Honda Beat bernomor polisi BA 3318 TU, yang dikendarai Indra Jalisman (31 tahun), warga Subarang Padang, Nagari Tiku Utara, Kecamatan Tanjung Mutiara. Ia menyebut bahwa saat itu Indra memacu kendaraannya dengan kecepatan yang cukup kencang, lalu menabrak kerbau yang terkapar di jalan.
“Pengendara motor terkejut karena kondisi jalan temaram dan jarak yang sudah terlalu dekat. Ia tidak sempat mengerem atau menghindari kerbau yang terkapar di aspal,” tutur Tika.
Akibat kecelakaan itu, kata Tika, pengemudi mobil Innova tidak mengalami luka yang berarti. Namun, bagian depan kendaraannya ringsek. Sementara itu, katanya, pengendara Honda Beat mengalami luka-luka ringan akibat terjatuh dari kendaraannya.
“Warga setempat melarikan pengendara motor ke Puskesmas Tiku. Informasi terbaru yang kami terima, korban sudah siuman dan kondisinya stabil,” ucap Tika.
Adapun kerbau yang ditabrak mobil dan sepeda motor tersebut, kata Tika, kondisinya sekarat di tempat kejadian perkara. Ia menyebut bahwa warga kemudian menyembeli warga tersebut agar dagingnya tidak terbuang sia-sia karena kondisinya sudah sangat kritis dan hampir mati.
Tika menambahkan bahwa hingga kini tidak ada warga yang mengaku sebagai pemilik kerbau tersebut.
















