Kabarminang — Wakil Bupati Dharmasraya, Leli Arni, memimpin Apel Siaga Pelaksanaan Sensus Ekonomi (SE) 2026 di Halaman Kantor Bupati Dharmasraya, Jumat (26/6/2026). Apel tersebut menandai dimulainya pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 di Kabupaten Dharmasraya.
Apel dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), jajaran Pemerintah Kabupaten Dharmasraya, serta 243 petugas Sensus Ekonomi 2026. Para petugas akan diterjunkan ke 11 kecamatan dan 52 nagari untuk melakukan pendataan lapangan hingga 31 Agustus 2026.
Pendataan mencakup seluruh aktivitas usaha nonpertanian, mulai dari usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) hingga usaha besar.
Dalam amanatnya, Leli Arni mengatakan Sensus Ekonomi bukan sekadar kegiatan pendataan, melainkan ikhtiar bersama untuk menghadirkan gambaran utuh mengenai kondisi perekonomian masyarakat dan dunia usaha hingga ke wilayah terkecil.
Ia menegaskan bahwa di tengah upaya mendorong pertumbuhan ekonomi, membuka lapangan kerja, serta mengurangi kesenjangan pembangunan, pemerintah membutuhkan data yang benar-benar mampu menggambarkan kondisi riil di lapangan.
Menurutnya, kualitas data hasil Sensus Ekonomi 2026 akan sangat menentukan kualitas perencanaan dan penyelenggaraan pemerintahan daerah pada masa mendatang.
“Hasil sensus akan menjadi pijakan penting dalam merumuskan arah pembangunan yang lebih tepat sasaran, efektif, dan berkelanjutan,” katanya.
Leli juga mengajak seluruh aparatur pemerintah daerah menjadi teladan dengan memberikan informasi yang benar, membangun pemahaman masyarakat, serta mengajak para pelaku usaha menerima petugas sensus dan berpartisipasi secara terbuka.
“Kepada OPD terkait dan para camat, saya meminta agar memfasilitasi, mengawal, serta memonitor pelaksanaan sensus sesuai tugas dan fungsi masing-masing sehingga setiap kendala di lapangan dapat segera diatasi melalui koordinasi yang baik,” ujarnya.
Pada kesempatan itu, Leli menyampaikan apresiasi kepada Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Dharmasraya beserta seluruh petugas sensus. Ia berpesan agar seluruh petugas menjalankan tugas dengan penuh integritas, profesionalisme, disiplin, dan tanggung jawab.
Menurutnya, setiap data yang dikumpulkan hari ini akan menjadi landasan penyusunan kebijakan pembangunan yang manfaatnya dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat Dharmasraya.
Sementara itu, Kepala BPS Kabupaten Dharmasraya, Eriwarman, mengatakan keberhasilan Sensus Ekonomi 2026 membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat.
Menurutnya, data statistik yang akurat akan menjadi fondasi penting dalam penyusunan perencanaan pembangunan yang lebih efektif, terarah, dan berkelanjutan.
Pada kesempatan tersebut juga dilakukan penandatanganan Komitmen Bersama Lintas Sektoral sebagai bentuk dukungan seluruh pemangku kepentingan untuk menyukseskan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 di Kabupaten Dharmasraya. Komitmen itu ditandatangani oleh unsur Forkopimda, Pemerintah Kabupaten Dharmasraya, BPS, serta instansi terkait sebagai simbol sinergi dan kolaborasi dalam mewujudkan pendataan yang valid, lengkap, dan terpercaya.
















