Kabarminang — Pemerintah Kota Padang Panjang bersama Polres Padang Panjang menanam 500 bibit pohon di kawasan Jembatan Kembar Silaing Bawah pada Kamis (25/6/2026).
Wakil Wali Kota Padang Panjang, Allex, mengatakan, kegiatan tersebut merupakan merupakan bagian dari Program Gerakan Sejuk Asri Hijaukan Sumbar yang diinisiasi Polda Sumatera Barat.
“Sebanyak 500 bibit pohon yang ditanam terdiri dari alpukat, matoa, durian, dan petai. Kegiatan ini merupakan upaya meningkatkan tutupan hijau sekaligus menjaga keseimbangan ekosistem di wilayah Kota Padang Panjang,” ujarnya.
Allex menyampaikan apresiasi kepada Polres Padang Panjang yang telah menginisiasi kegiatan penghijauan tersebut. Menurutnya, kolaborasi lintas sektor menjadi kunci dalam menjaga kelestarian lingkungan secara berkelanjutan.
“Kami mengapresiasi langkah Polres yang terus mendorong kepedulian terhadap lingkungan. Menanam pohon bukan hanya untuk hari ini, tetapi merupakan investasi jangka panjang demi keberlanjutan alam dan kesejahteraan generasi mendatang,” katanya.
Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kota Padang Panjang akan terus mendukung berbagai program pelestarian lingkungan serta mengajak masyarakat untuk membudayakan kegiatan menanam pohon.
“Semakin banyak pohon yang ditanam, semakin besar manfaat yang akan dirasakan, baik dari sisi lingkungan, kesehatan, maupun pencegahan bencana,” ujarnya.
Sementara itu, Kapolres Padang Panjang, Wisnu Hadi, mengatakan bahwa gerakan penghijauan akan terus dilakukan di sejumlah lokasi lain sebagai bentuk kepedulian terhadap kelestarian alam. Menurutnya, keberadaan pohon memiliki peran penting dalam menjaga kualitas lingkungan sekaligus mengurangi risiko bencana seperti erosi dan longsor.
“Kami berharap pohon-pohon yang ditanam hari ini dapat tumbuh dengan baik dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Ini adalah ikhtiar bersama untuk menjaga keseimbangan alam dan mewariskan lingkungan yang lebih baik kepada generasi berikutnya,” tuturnya.
















