Kabarminang – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Padang resmi membuka pendaftaran Program Beasiswa Binaan bagi mahasiswa dari keluarga kurang mampu di Kota Padang. Baznas meluncurkan program tersebut sebagai upaya untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) sekaligus mendukung keberlangsungan pendidikan keluarga mustahik.
Ketua Baznas Kota Padang, Yuspardi, mengatakan bahwa program tersebut ditujukan khusus bagi mahasiswa yang mengalami keterbatasan ekonomi agar dapat menyelesaikan pendidikan tinggi tanpa terkendala biaya.
Menurutnya, Program Beasiswa Binaan merupakan wujud komitmen Baznas Padang dalam mengintervensi kemiskinan melalui sektor pendidikan sekaligus meringankan beban ekonomi keluarga penerima manfaat secara berkelanjutan.
Program tersebut juga diselaraskan dengan Program Unggulan (Progul) Pemerintah Kota Padang, yakni “Padang Juara”.
Yuspardi menjelaskan bahwa Program Beasiswa Binaan tidak hanya berfokus pada bantuan finansial, tetapi juga menekankan pembangunan karakter penerima manfaat.
Ia menginformasikan bahwa semua calon penerima beasiswa diwajibkan mengikuti proses seleksi administrasi dan verifikasi faktual sesuai dengan kriteria yang telah ditetapkan. Ia menyebut bahwa program itu diprioritaskan bagi mahasiswa yang saat ini berada di semester tiga, baik yang berkuliah di Perguruan Tinggi Negeri (PTN) maupun Perguruan Tinggi Swasta (PTS).
Selain menerima bantuan biaya pendidikan, mahasiswa yang lolos seleksi juga akan mendapatkan pendampingan berkala yang komprehensif. Baznas Kota Padang telah menyiapkan berbagai program pembinaan, mulai dari pelatihan motivasi, penguatan nilai-nilai keislaman, hingga pengembangan keterampilan guna meningkatkan kapasitas dan kualitas diri peserta.
Melalui program tersebut, Baznas Kota Padang berharap dapat membantu memutus mata rantai kemiskinan melalui jalur pendidikan sehingga semakin banyak generasi muda berprestasi dari keluarga kurang mampu yang mampu meraih cita-citanya.
“Beasiswa ini bukan hanya bantuan pendidikan semata, tetapi juga bentuk investasi jangka panjang untuk mencetak generasi yang unggul, berakhlak mulia, dan mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat di masa depan,” kata Yuspardi di Padang pada Kamis (18/6/2026).
Ia menambahkan bahwa mahasiswa yang lolos seleksi akan ditanggung biaya semesternya hingga semester delapan dengan catatan nilai indeks prestasi kumulatif tetap stabil.
















