Kabarminang – Padang Gastronomy Market 2026 menjadi pilihan sejumlah warga untuk mencari makanan sekaligus menikmati suasana kawasan Kota Tua Padang sepanjang Jalan Batang Arau, Minggu (9/8/2026).
Salah seorang pengunjung, Riski Adam (22), asal Belanti, Kelurahan Lolong Belanti, Kecamatan Padang Utara, Kota Padang, mengatakan, dirinya mendatangi lokasi setelah menyelesaikan car free day (CFD) sepanjang Jalan Jenderal Sudirman.
“Saya selesai CFD, jadi sekalian cari makanan di sini. Ternyata banyak pilihan makanan yang bisa dicoba,” katanya.
Ia mengatakan, meskipun saat CFD juga terdapat banyak makanan, ia lebih tertarik mencari makanan di Padang Gastronomy Market karena pilihan yang tersedia dinilainya lebih beragam.
“Meskipun saat CFD banyak jajanan, di sini saya lebih tertarik karena pilihan makanannya lebih beragam. Jadi setelah CFD, saya bisa sekalian keliling dan cari makanan yang ingin dicoba,” ujarnya.
Pengunjung lainnya, Rita (24), warga Simpang Tinju, Kelurahan Kampung Olo, Kecamatan Nanggalo, Kota Padang, datang bersama suami dan anaknya yang masih balita.
Ia mengatakan, kedatangannya bersama keluarga menjadi kesempatan untuk berjalan-jalan sekaligus melihat berbagai pilihan makanan.
“Saya datang sama suami dan anak. Kami sekalian jalan-jalan, lihat-lihat makanan sambil cari yang cocok untuk kami,” tuturnya.
Menurut Rita, ia bersama suami tidak langsung menentukan makanan yang akan dibeli. Mereka memilih berkeliling terlebih dahulu sembari menikmati suasana dan membawa anak melihat-lihat kawasan tersebut.
“Anak juga ikut jalan-jalan, jadi kami keliling dulu. Kalau sudah lihat yang cocok, baru kami beli,” ujarnya.
Padang Gastronomy Market 2026 berlangsung pada 7–10 Agustus 2026 di Kota Tua Padang, sepanjang Jalan Batang Arau. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian Hari Jadi Kota (HJK) Padang ke-357.
Kegiatan itu mengusung tema Taste of Padang Experience: Road to Gastronomy City, dengan menghadirkan lebih dari 50 pelaku UMKM kuliner dengan beragam pilihan makanan. Kuliner yang ditawarkan juga merepresentasikan keragaman masyarakat Kota Padang, di antaranya kuliner Minang, Tionghoa, India, dan Nias.















