Kabarminang — Wakil Wali Kota (Wawako) Pariaman, Mulyadi, secara resmi membuka Rapat Kerja (Raker) perdana Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Kota Pariaman tahun 2026 yang digelar di Ruang Rapat Wali Kota Pariaman, Rabu (10/6/2026).
Dalam sambutannya, Mulyadi menegaskan pentingnya penyusunan program BKMT yang sejalan dengan visi-misi serta Program Unggulan (Progul) Pemerintah Kota Pariaman. Ia menekankan perlunya kolaborasi seluruh pihak dalam memperkuat peran keagamaan di daerah.
“Saya bersama Wali Kota Pariaman menginginkan bagaimana syiar agama hidup di Kota Pariaman. Hal ini perlu sinergi dan dukungan seluruh pihak termasuk BKMT Kota Pariaman”, ujarnya.
Mulyadi juga menyampaikan bahwa BKMT tidak hanya berperan sebagai wadah kegiatan pengajian, tetapi juga memiliki fungsi strategis sebagai mitra pemerintah dalam menghadapi berbagai persoalan sosial di tengah masyarakat.
“BKMT menjadi benteng moral dan garda terdepan dalam membina akhlak umat, khususnya kaum ibu dan perempuan. BKMT mempunyai peran penting dalam memberikan edukasi-edukasi kepada anak-anak di lingkungan tempat tinggal. Kami meyakini bahwa lembaga ini adalah benteng pertahanan moral keluarga dan pilar penting dalam mencetak generasi muda yang islami”, terangnya.
Lebih lanjut, ia menjelaskan salah satu program unggulan Yota Balad–Mulyadi, yakni Program Satu Rumah Satu Hafidz, yang telah mulai dijalankan sejak 2025 sebagai upaya penguatan sumber daya manusia (SDM) berbasis nilai keagamaan.
“Melalui Raker ini, kami berharap dukungan dan sinergi dari BKMT Kota Pariaman sehingga program ini berjalan dan dirasakan masyarakat Kota Pariaman”, harapnya.
Sementara itu, Ketua BKMT Kota Pariaman, Yosneli Balad, mengajak seluruh pengurus untuk menjaga kekompakan dan memperkuat soliditas organisasi dalam menjalankan program kerja.
“Saya berharap seluruh program yang disusun hari ini dapat terlaksana dengan baik dan berkesinambungan. Semoga BKMT Kota Pariaman semakin aktif dalam pembinaan umat dan pemberdayaan perempuan”, ungkapnya.
Ia juga menegaskan bahwa BKMT Kota Pariaman akan terus mendukung visi-misi pemerintah daerah periode 2025–2030, khususnya dalam penguatan syiar agama dan pengembangan program keagamaan di tengah masyarakat.
















