Kabarminag – Pemerintah Kota Bukittinggi bersama Yayasan Satu Pena Sumatra Barat kembali menggelar rapat koordinasi untuk mematangkan persiapan pelaksanaan International Minangkabau Literacy Festival (IMLF) ke-4. Rapat tersebut berlangsung di Stasiun TVRI Sumbar, Padang, Rabu (6/5/2026).
Wakil Wali Kota Bukittinggi, Ibnu Asis, mengatakan bahwa perayaan 100 tahun Jam Gadang tahun ini mengusung tema “Jam Gadang, Detak Jantung Ibukota”. Seluruh rangkaian kegiatan dijadwalkan berlangsung sepanjang Juni 2026.
“Pelaksanaan dimulai tanggal 3 hingga 21 Juni 2026. Ada dua kelompok kegiatan besar, yakni kegiatan literasi melalui IMLF ke-4 pada 3 hingga 7 Juni 2026, kemudian kegiatan seni, budaya, dan sejarah pada 7 hingga 21 Juni 2026,” ujar Ibnu.
Ia menjelaskan, rapat koordinasi dilakukan untuk memastikan kesiapan seluruh agenda IMLF yang mencakup sembilan kegiatan utama dan melibatkan sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) terkait.
Ketua Satu Pena Sumbar, Sastri Bakry, menyebut IMLF ke-4 menjadi bagian penting dalam rangkaian perayaan satu abad Jam Gadang. Menurutnya, festival tersebut terus menunjukkan perkembangan dari tahun ke tahun.
“IMLF sebelumnya diikuti peserta dari 12 negara pada 2023, kemudian 17 negara pada 2024, dan meningkat menjadi 24 negara pada 2025,” katanya.
Sastri menjelaskan, IMLF ke-4 akan mempertemukan penulis, pemikir, sastrawan, peneliti, seniman, aktivis, artis, hingga mahasiswa dari berbagai negara untuk berdiskusi mengenai tren literasi, ekonomi kreatif, sastra, dan budaya.
Ia menambahkan, festival ini akan diramaikan dengan sembilan agenda utama, seperti seminar internasional, peluncuran buku, edukasi, perlombaan, pertunjukan seni, pameran, wisata, olahraga, hingga pemberian penghargaan.
Seminar internasional nantinya menghadirkan delapan pembicara dan dua keynote speaker yang akan membahas Jam Gadang dari berbagai perspektif.
Selain itu, dalam rangkaian IMLF ke-4 juga akan digelar International Jam Gadang Fun Run yang ditargetkan diikuti ribuan peserta. Kegiatan sport tourism tersebut direncanakan turut dihadiri sejumlah menteri Kabinet Merah Putih.
















