Kabarminang — Dua minibus dan satu becak motor (betor) terlibat kecelakaan beruntun di Jalan By Pass KM 22, dekat PT Lembah Karet Padang, Kelurahan Batipuh Panjang, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, Sumatera Barat, pada Minggu (3/5/2026) sekitar pukul 18.50 WIB.
Kasat Lantas Polresta Padang, Iptu Riwal, mengatakan, kendaraan itu ialah adalah Toyota Raize BA 1449 OW, Honda Brio BA 1304 AAB, dan satu betor.
Ia melanjutkan Toyota Raize dikemudikan Sudrajat MS (67) dengan membawa 2 orang penumpang, yakni Eldawati (61) dan Nada Purnama Sari (29), asal Padang. Kemudian Honda Brio dikemudikan Salman Ridha (26) dengan membawa 3 orang penumpang, yaitu Wilda Rizal (31), Aina Talita Zahran (12), dan Husna Farisah (7), warga Simpang Ketaping, Desa Ketaping, Kecamatan Batang Anai, Kabupaten Padang Pariaman. Sementara pengendara betor tidak diketahui identitasnya karena sudah melarikan diri.
Ia menjelaskan, kejadian bermula saat minibus BA 1449 OW datang dari arah selatan menuju utara, yakni dari Simpang By Pass Parak Buruk menuju Simpang By Pass Anak Air. Setibanya di lokasi kejadian, kendaraan tersebut berusaha mendahului betor yang berada di depannya dengan mengambil lajur kanan hingga hilang kendali.
“Minibus BA 1449 OW hilang kendali dan ban sebelah kanan menabrak bibir pembatas jalan di sebelah kanan. Setelah itu bentor di sisi kiri menabrak minibus BA 1449 OW, lalu menghantam minibus BA 1304 AAB yang berada di depannya yang masih satu arah,” ujarnya kepada Sumbarkita, Senin (4/5).
Ia melanjutkan, akibat benturan tersebut, minibus BA 1304 AAB terdorong ke depan hingga masuk parit di sisi kiri jalan. Sementara minibus BA 1449 OW berhenti di sisi kiri badan jalan.
“Akibat kecelakaan itu tujuh orang mengalami luka ringan dan kerugian materiil ditaksir mencapai Rp200 juta. Seluruh korban luka telah dibawa ke RS Siti Rahmah Padang untuk mendapatkan perawatan medis,” katanya.
Ia menyebut, kondisi jalan saat kejadian lurus dua arah dengan pembatas taman, permukaan beraspal baik, cuaca cerah pada malam hari, arus lalu lintas sedang, serta tidak terdapat rambu-rambu di lokasi.
















