Kabarminang – Pemerintah Kota Padang menggelar upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) sekaligus Hari Otonomi Daerah ke-30 tahun 2026 di Lapangan Apeksi, Balai Kota Padang, Sabtu (2/5/2026). Upacara tersebut dipimpin langsung oleh Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir.
Dalam amanatnya, Maigus Nasir menegaskan bahwa esensi pendidikan bukan sekadar proses transfer ilmu pengetahuan, melainkan upaya memanusiakan manusia. Ia mengingatkan pentingnya nilai-nilai pendidikan yang diwariskan oleh Ki Hajar Dewantara.
“Pendidikan harus berlandaskan sistem AMONG, yaitu Asah (ilmu), Asih (kasih sayang), dan Asuh (pendampingan serta pembinaan),” ujar Maigus.
Ia juga menekankan bahwa pendidikan memiliki peran strategis sebagaimana diamanatkan dalam UUD 1945 dan Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional Nomor 20 Tahun 2003. Menurutnya, pendidikan bertanggung jawab dalam mencerdaskan kehidupan bangsa, membentuk manusia beriman dan bertakwa, serta melahirkan individu yang berakhlak mulia, mandiri, terampil, dan bertanggung jawab.
Lebih lanjut, Maigus menyebut pendidikan sebagai usaha kolektif dalam membangun sumber daya manusia (SDM) yang unggul dan tangguh sebagai fondasi menuju Indonesia yang maju dan bermartabat.
“Kunci keberhasilan pendidikan terletak pada guru. Guru bukan hanya pengajar, tetapi juga teladan, agen pembelajaran, dan agen peradaban,” tegasnya.
Peringatan ganda Hardiknas dan Hari Otonomi Daerah ini menjadi momentum bagi Pemerintah Kota Padang untuk memperkuat komitmen dalam meningkatkan kualitas pendidikan sekaligus mendorong kemandirian daerah seiring tiga dekade pelaksanaan otonomi daerah.
Kegiatan ini dihadiri berbagai unsur pemangku kepentingan di Kota Padang. Di antaranya perwakilan DPRD Kota Padang yang diwakili Komisaris Komisi IV Erianto Mahmuda, unsur Forkopimda, perwakilan Dandim, Polres, Kejaksaan Negeri Padang, serta Ketua Pengadilan. Turut hadir Penjabat Sekretaris Daerah Kota Padang Raju Minropa bersama seluruh pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), perwakilan Ombudsman Sumatera Barat, serta para kepala sekolah dari tingkat PAUD hingga SMP negeri dan swasta se-Kota Padang.
















