Kabarminang — Sebanyak 12 putra-putri Pariaman mengikuti seleksi psikotes beasiswa penuh jalur Pemberdayaan Umat Berkelanjutan (PUB) di Universitas Nasional PASIM. Seleksi ini ini digelar di Labor Komputer SMPN 2 Kota Pariaman, Minggu (19/4).
Peserta yang mengikuti psikotes merupakan hasil penyaringan dari total 31 pendaftar. Dari jumlah tersebut, 13 orang dinyatakan berhak melanjutkan ke tahap psikotes, namun satu orang tidak hadir sehingga hanya 12 peserta yang mengikuti ujian.
Wakil Wali Kota Pariaman, Mulyadi, menyebut pelaksanaan psikotes difasilitasi oleh Pemerintah Kota Pariaman.
“Seluruh proses kelulusan ditentukan sepenuhnya oleh tim dari Universitas PASIM Bandung dan tidak ada intervensi dari pemerintah daerah,” ujarnya.
Ia melanjutkan, tahapan seleksi tidak berhenti pada psikotes. Tim penguji akan melanjutkan dengan survei langsung atau visitasi ke rumah masing-masing calon mahasiswa untuk menilai motivasi sekaligus meminta persetujuan orang tua.
Ia menjelaskan, program ini merupakan bagian dari beasiswa penuh di Universitas PASIM Bandung yang sejalan dengan program unggulan Pemerintah Kota Pariaman, yaitu Satu Keluarga Satu Sarjana Plus.
“Beasiswa ini mencakup seluruh biaya kuliah dan uang saku hingga lulus bagi siswa yang lolos. Kami ingin mereka yang lulus adalah anak-anak yang siap berkompetisi dan memiliki daya juang tinggi. Pasalnya, standar akademiknya ketat; jika IPK di bawah 3, risikonya adalah drop out (DO),” katanya.
Ia menambahkan, Pemerintah Kota Pariaman tidak hanya bekerja sama dengan Universitas PASIM, tetapi juga dengan 18 perguruan tinggi lainnya, baik di dalam maupun di luar Sumatera Barat. Bahkan, kerja sama serupa tengah dijajaki dengan kampus di luar negeri, salah satunya Malaysia.
“Pendidikan adalah satu-satunya cara efektif untuk memutus mata rantai kemiskinan. Kesempatan tidak datang dua kali. Semoga 12 anak yang ikut tes hari ini dapat memberikan hasil terbaik dan nantinya mampu mengangkat derajat ekonomi keluarga mereka. Kepada anak-anak Kota Pariaman lainnya, jangan sampai menyia-nyiakan fasilitas yang telah kita sediakan,” tutupnya.
















