Kabarminang — Warga menemukan mayat seorang laki-laki di pinggir sawah di Kampung Cumateh, Nagari Duku, Kecamatan Koto XI Tarusan, Pesisir Selatan, pada Selasa (24/3/2026) pagi.
Kepala Polsek Koto XI Tarusan, Iptu Irfan Chandra, mengatakan bahwa mayat tersebut ialah Aryanto (42 tahun), penganggur, warga Kampung Cumateh.
Perihal penemuan mayat itu, Irfan menceritakan bahwa seorang warga yang melintasi jalan di pinggir sawah tersebut pukul 07.00 WIB melihat Aryanto telentang di sawah dalam keadaan tidak bergerak. Setelah itu, warga tersebut memberitahukan warga lain tentang penemuan mayat itu.
“Setelah mendapatkan laporan dari warga tentang penemuan Aryanto, kami berkoordinasi dengan tim Inafis Polres Pesisir Selatan, lalu mengevakuasi Aryanto ke Puskesmas Koto XI Tarusan. Setelah diperiksa oleh tim medis, dia dinyatakan telah meninggal dunia,” ujar Irfan pada Jumat (3/4/2026).
Irfan lalu menyerahkan mayat Aryanto kepada adik Aryanto, Hendri Sudarso, sekitar pukul 10.10 WIB. Ia menyebut bahwa Aryanto tinggal berdua dengan adiknya karena kedua orang tua mereka sudah meninggal dunia.
Saat menyerahkan mayat itu kepada keluarga Aryanto, kata Irfan, pihaknya menawarkan kepada Hendri apakah mayat korban diotopsi atau tidak. Kalau ingin mayat itu diotopsi, Hendri perlu membuat laporan kepolisian.
“Saat itu keluarga Aryanto membuat pernyataan bahwa tidak ingin mayat Aryanto diotopsi. Dengan demikian, keluarga Aryanto membuat surat pernyataan bahwa mereka tidak akan menuntut siapa pun atas kematian Aryanto,” ucap Irfan.
Irfan mengatakan bahwa Hendri tidak ingin mayat kakaknya diotopsi karena Aryanto memiliki riwayat gangguan jiwa dan sudah lama menderita epilepsi (ayan).














