Kabarminang – PT Semen Padang terus memperkuat posisinya sebagai industri strategis daerah melalui inovasi produk ramah lingkungan yang kini mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Provinsi Sumatera Barat.
Dukungan tersebut disampaikan Gubernur Mahyeldi Ansharullah yang mendorong agar produk industri lokal, termasuk Semen Padang, menjadi pilihan utama dalam proyek pembangunan di daerah.
Menurut Mahyeldi, Semen Padang selama ini memiliki kontribusi besar dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, baik melalui pembangunan infrastruktur maupun penciptaan lapangan kerja.
“Semen Padang sudah berada di jalur yang tepat dengan melahirkan produk ramah lingkungan, hemat biaya dan tahan gempa,” ujarnya di Padang, Selasa (31/3/2026).
Salah satu inovasi terbaru yang menjadi sorotan adalah produk SEPABLOCK, bata interlock berbahan semen ramah lingkungan (PCC). Produk ini dinilai unggul karena memiliki ketahanan terhadap gempa, efisiensi biaya, serta mampu menekan emisi rumah kaca hingga 37,5 persen.
Sebelumnya, Mahyeldi juga telah mendorong manajemen Semen Indonesia untuk mengembangkan green cement sebagai segmentasi baru. Langkah tersebut kini mulai terealisasi melalui inovasi produk yang dihasilkan Semen Padang.
Tak hanya itu, Pemprov Sumbar juga mengusulkan kepada Kementerian Pekerjaan Umum agar penggunaan semen ramah lingkungan diprioritaskan dalam proyek infrastruktur, khususnya di wilayah Sumbar.
“Kita ingin produk lokal, khususnya yang ramah lingkungan, menjadi pilihan utama dalam setiap proyek pembangunan pemerintah di Sumbar. Hal itu telah kita usulkan juga secara langsung kepada Menteri PU,” tegasnya.
Kebijakan ini dinilai akan memperkuat daya saing Semen Padang di tengah persaingan industri semen nasional, sekaligus mendorong terwujudnya pembangunan berkelanjutan.
Dengan dukungan tersebut, Semen Padang diharapkan mampu menjadi motor penggerak industri hijau di daerah serta memberikan dampak ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat.















