Kabarminang — Petugas pemadam kebakaran hutan dan lahan (karhutla) bernama Muharmizan, anggota Manggala Agni Daops Sumatera VI/Siak, meninggal dunia setelah menjalankan tugas pemadaman di Pulau Bengkalis, Riau, pada Senin (30/3/2026).
Informasi tersebut disampaikan Kepala Balai Dalkarhut Wilayah Sumatera, Ferdian Krisnanto. Ia menyebut bahwa petugas itu wafat saat masih dalam rangkaian penugasan di lapangan.
“Almarhum sedang bertugas melaksanakan pemadaman di Bengkalis,” ujarnya sebagaimana dikutip dari Mediacenter.riau.go.id pada Selasa (31/3/2026).
Ferdian menjelaskan bahwa Muharmizan sebelumnya terlibat dalam operasi pemadaman karhutla sejak Minggu (29/3/2026). Bersama tim, ia diberangkatkan menuju lokasi kebakaran sekitar pukul 08.30 WIB dan langsung melakukan upaya pemadaman.
Kegiatan tersebut berlanjut hingga keesokan harinya. Pada Senin, Muharmizan kembali turun ke lapangan sejak pagi hingga sore untuk memastikan api dapat dikendalikan.
Setelah menyelesaikan tugas, tim kembali ke lokasi istirahat. Namun, pada malam hari, sekitar pukul 19.30 WIB, saat makan bersama, almarhu Muharmizan tiba-tiba terjatuh.
Kepala Manggala Agni Daops Siak, Ihsan Abdillah, mengatakan bahwa rekan-rekan Muharmizan langsung memberikan pertolongan pertama dan memanggil tenaga medis. Petugas puskesmas yang datang ke lokasi kemudian menyatakan bahwa Muharmizan telah meninggal dunia.
Jenazah Muharmizan dibawa menggunakan ambulans Desa Palkon menuju rumah duka di Sabak Auh, Kabupaten Siak.
















