Kabarminang – Puncak arus mudik lebaran 2026 melalui Bandara Internasional Minangkabau diprediksi terjadi pada H-3 lebaran. Saat ini, permintaan tiket penerbangan menuju Padang sudah sangat tinggi bahkan sebagian besar telah habis terjual.
General Manager Angkasa Pura II Cabang Bandara Internasional Minangkabau, Dony Subardono, mengatakan pergerakan penumpang mulai menunjukkan peningkatan meski belum terlalu signifikan.
“Untuk arus mudik saat ini memang mulai ada lonjakan, tetapi belum terlalu signifikan. Namun dari pantauan penjualan tiket, rata-rata penerbangan menuju Padang sudah habis,” kata Dony, Rabu (11/3).
Menurutnya, lonjakan penumpang diperkirakan akan terus meningkat mendekati hari raya, dengan puncak arus mudik diprediksi terjadi pada H-3 Lebaran. Sementara itu, puncak arus balik diperkirakan berlangsung pada H+4 Lebaran.
Untuk mengantisipasi tingginya permintaan perjalanan, sejumlah maskapai telah mengajukan penerbangan tambahan (extra flight).
Maskapai Lion Air tercatat mengajukan sekitar 34 penerbangan tambahan. Selain itu, Citilink mengajukan dua penerbangan tambahan dan Pelita Air satu penerbangan tambahan.
“Total pengajuan extra flight yang masuk ke kami ada sekitar belasan hingga puluhan penerbangan. Ini menunjukkan permintaan perjalanan ke Padang cukup tinggi menjelang Lebaran,” ujarnya.
Selain penambahan penerbangan, pihak bandara juga meningkatkan fasilitas untuk menunjang pelayanan penumpang. Di antaranya dengan menambah dua unit eskalator di area terminal.
















