Kabarminang — Wali Kota Payakumbuh, Zulmaeta, melaksanakan Safari Ramadan di Masjid Muhsinin, Kelurahan Tigo Koto Diate, Payakumbuh Utara, pada Senin (2/3/2026). Dalam kegiatan ini, pemko juga menyerahkan bantuan Rp5 juta dari Bank Nagari dan Rp5 juta dari Perumda Tirta Sago untuk mendukung pembangunan masjid.
Zulmaeta mengatakan Safari Ramadan merupakan ajang silaturahmi sekaligus mengajak masyarakat berlomba-lomba menebar kebaikan, salah satunya dengan memperbanyak sedekah.
“Masjid tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat pembinaan generasi muda dan penguatan nilai sosial,” ujarnya.
Zulmaeta juga mengenang masa kecilnya di kawasan Tarok, Kelurahan Tigo Koto Diate, yang memiliki kenangan tersendiri bagi dirinya.
“Saya bernostalgia di sini. Dulu kawasan ini begitu asri dan nyaman. Karena itu, mari kita jaga bersama lingkungan dan kampung halaman kita,” ujarnya.
Ia mengajak para pemuda untuk berperan sebagai parik paga nagari yang menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan. Menurutnya, keamanan menjadi fondasi terciptanya kenyamanan hidup bermasyarakat.
Selain pembangunan fisik, Zulmaeta menyoroti persoalan narkoba yang dinilai semakin mengkhawatirkan. Ia meminta orang tua memperkuat peran keluarga sebagai benteng utama perlindungan anak.
“Saat ini narkoba sudah merajalela. Mari kita jaga diri dan anak kemenakan kita agar terhindar dari bahaya narkoba. Bentengi mereka mulai dari rumah. Kalau sudah kecanduan, dampaknya sangat berat dan sulit dipulihkan,” katanya.
Ia juga mengajak masyarakat mulai mengelola sampah dari rumah tangga masing-masing sebagai langkah menjaga kebersihan lingkungan.
“Kita galakkan Gerakan Nasional Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah) sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto. Jika kita bergerak bersama, persoalan sampah bisa kita atasi. Masukan dan saran positif dari masyarakat sangat membantu percepatan pembangunan daerah,” katanya.
Pengurus Masjid Muhsinin, Ulil Amri, menyampaikan apresiasi atas kunjungan dan dukungan yang diberikan pemerintah daerah. Ia mengatakan perhatian tersebut menjadi penyemangat bagi jamaah untuk terus menghidupkan masjid dengan berbagai program keagamaan dan sosial.
Ia menjelaskan, dalam lima tahun terakhir pengurus masjid menggencarkan berbagai kegiatan, termasuk menyantuni 38 anak yatim yang menerima bantuan rutin setiap bulan.
Ia mengatakan saat ini pengurus tengah melanjutkan pembangunan masjid menjadi dua lantai, yang dimulai sejak 2022 dan terus menunjukkan perkembangan setiap tahunnya.
“Insya Allah dengan dukungan semua pihak, pembangunan masjid ini dapat segera rampung dan memberi manfaat yang lebih luas bagi masyarakat,” imbuhnya.
















