Kabarminang – Claudia Despita (19), gadis asal Kampung Tebing Tinggi, Kenagarian Batang Betung, Kecamatan Basa Ampek Balai Tapan, Kabupaten Pesisir Selatan, meninggal dunia pada Rabu (4/2/2026) pagi sekitar pukul 09.30 WIB saat masih menjalani perawatan intensif di RSUP Dr. M. Djamil Padang.
Kabar duka tersebut disampaikan oleh Angga Dwi Satria (30), Ketua Pemuda Batang Betung sekaligus perwakilan keluarga. Ia mengatakan Claudia mengembuskan napas terakhirnya setelah berjuang melawan tumor ganas di tulang belakang yang disertai berbagai komplikasi serius.
“Claudia meninggal dunia sekitar pukul sembilan pagi saat masih dirawat. Keluarga menerima dengan ikhlas, karena selama ini kondisinya memang sudah sangat berat,” ujar Angga kepada Sumbarkita, Rabu (4/2).
Menurut Angga, jenazah Claudia dipulangkan ke kampung halamannya di Pesisir Selatan pada siang hari dan langsung dimakamkan pada sore harinya oleh pihak keluarga bersama warga setempat.
“Alhamdulillah, warga ikut membantu sejak proses pemulangan sampai pemakaman. Ini bentuk kepedulian masyarakat yang sejak awal juga ikut mengawal perjuangan Claudia,” katanya.
Seperti diberitakan sebelumnya, Claudia dirujuk ke RSUP Dr. M. Djamil Padang pada akhir Desember 2025 setelah berbulan-bulan terbaring di rumah akibat tumor ganas yang menyerang sumsum tulang belakang. Penyakit tersebut menyebabkan kelumpuhan total pada kedua tungkai bawah serta memicu luka tekan berat di sejumlah bagian tubuh akibat tirah baring berkepanjangan.
Selama hampir tiga pekan perawatan, Claudia ditangani oleh tim medis multidisiplin dan menjalani berbagai tindakan, termasuk operasi luka serta radioterapi untuk menekan pertumbuhan tumor. Namun, beratnya penyakit dasar dan komplikasi yang menyertai membuat kondisi almarhumah terus menurun.
Angga menyebut perjuangan Claudia selama ini menjadi perhatian banyak pihak, karena selain menghadapi penyakit ganas, keluarga juga harus berjuang di tengah keterbatasan ekonomi dan akses layanan kesehatan.
















