Kabarminang – Sebanyak lima kepala keluarga (KK) korban galodo di Jorong Nagari, Kenagarian Sungai Batang, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, hingga kini belum menerima hunian sementara (huntara), meski rumah mereka dilaporkan hancur akibat longsor. Kondisi ini disampaikan salah seorang warga terdampak, Zuryati (34).
Zuryati mengatakan, hingga saat ini ia dan empat KK lainnya masih belum memiliki tempat tinggal sementara dan terpaksa menumpang di rumah orang lain. Menurutnya, huntara sangat dibutuhkan karena rumah mereka habis terdampak galodo.
“Huntara sangat penting untuk tempat tinggal sementara, karena kalau numpang di rumah orang lama-lama tidak enak,” ujarnya kepada Sumbarkita, Sabtu (30/1).
Ia menjelaskan, warga yang belum menerima huntara merupakan keluarga yang rumahnya benar-benar hancur akibat longsor. Sementara itu, sebagian warga lain masih bisa bertahan karena rumah mereka tidak mengalami kerusakan yang parah.
Terkait kepastian bantuan, ia menyebutkan hingga saat ini belum ada janji pasti dari pemerintah mengenai kapan huntara akan diberikan. Ia mengatakan, wali nagari setempat telah menyampaikan bahwa pengajuan huntara sudah dilakukan, namun belum ada kejelasan lebih lanjut.
Selain itu, Zuryati juga menyoroti penyaluran bantuan uang kontrakan. Ia mengungkapkan bahwa sebelumnya terdapat sekitar 15 orang yang namanya tercantum sebagai penerima bantuan uang kontrakan sebesar Rp600 ribu per bulan selama enam bulan. Namun, menurutnya, bantuan tersebut justru diterima oleh warga yang rumahnya tidak terdampak galodo.
Ia menambahkan, di wilayah kampungnya hingga kini belum ada pembangunan huntara. Sementara itu, di kampung lain yang berada di jorong berbeda, hunian sementara sudah dibangun untuk warga terdampak.
Ia berharap pemerintah dan pihak terkait segera memberikan perhatian kepada warga yang rumahnya habis akibat longsor, khususnya dalam penyediaan tempat tinggal sementara.
“Harapan kami tolong diperhatikan tempat tinggal sementara untuk rumah yang habis karena longsor,” ungkapnya.















