Kabarminang — Sebagian tangan kanan remaja perempuan di Kabupaten Solok hancur setelah tergiling mesin peras kelapa. Peristiwa tersebut terjadi di sebuah warung yang baru dikontrak oleh orang tua korban di Jorong Simpang (Kayu Samuk), Nagari Koto Baru, Kecamatan Kubung, pada Minggu (18/1/2026).
Kepala Seksi Operasi Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Solok, Zulhelmi Bosy, mengatakan bahwa korban bernama Zaira Melia Putri (15), pelajar kelas III SMPN 2 Kubung. Tangan kanan korban tergiling mesin peras kelapa saat ia membantu orang tuanya memeras kelapa di warung tersebut.
“Tangan kanan korban tergiling sehingga mengakibatkan tangan sebelah kanan hancur sebagian,” ujarnya pada Senin (19/1/2026).
Pihaknya menerima laporan kejadian itu pada pukul 12.35 WIB. Setelah menerima laporan, pihaknya mengerahkan satu unit mobil pemadam dari Pos Damkar Koto Baru dengan delapan personel ke lokasi kejadian.
“Kondisi korban membutuhkan penanganan segera karena berisiko mengalami kehabisan darah apabila tidak dilakukan evakuasi cepat. Personel damkar berangkat pukul 12.36 WIB dan tiba di lokasi pukul 12.38 WIB,” kata Zulhelmi.
Dalam penanganan kejadian tersebut, kata Zulhelmi, pihaknya mengeluarkan tangan remaja tersebut dari mesin pemeras kelapa. Ia mengatakan bahwa penanganan berlangsung hingga pukul 15.30 WIB.
Sesudah itu, pihaknya membawa ke RSUD M. Natsir Kota Solok. Zulhelmi menambahkan bahwa korban dioperasi di rumah sakit.
















