Kabarminang — Warga Jorong Toboh, Nagari Malalak Timur, Kecamatan Malalak, Kabupaten Agam, dikejutkan dengan penemuan sesosok mayat balita laki-laki pada Minggu (18/1) sekitar pukul 10.21 WIB. Mayat tersebut merupakan korban bencana galodo yang melanda wilayah itu akhir 2025.
Mayat pertama kali ditemukan oleh warga yang sedang beraktivitas di sekitar lokasi. Berdasarkan pemeriksaan aparat nagari dan pihak keluarga, korban adalah Afnan Syabil Kareem, berusia 1,5 tahun.
Camat Malalak, Ulya Satar, mengatakan korban sebelumnya dilaporkan hilang pascagalodo yang menerjang kawasan Malalak Timur akhir 2025 lalu.
“Korban merupakan korban galodo. Jenazah ditemukan saat warga sedang beraktivitas di sekitar lokasi terdampak,” ujarnya kepada Sumbarkita.
Ia melanjutkan, setelah ditemukan jenazah korban segera dievakuasi dari lokasi penemuan. Proses pemakaman dilaksanakan pada hari yang sama di Jorong Toboh sesuai ketentuan yang berlaku.
Ia mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, mengingat kondisi wilayah masih berpotensi terdampak bencana susulan.
Hingga berita ini diturunkan, masih terdapat satu warga lain yang dinyatakan hilang akibat bencana galodo tersebut di daerah itu. Upaya pencarian terus dilakukan oleh pihak terkait.
















