Kabarminang — Warga menemukan mobil Toyota Avanza hitam rusak berat bagian depannya di Padang Duri, Pulau Punjung, Dharmasraya, Senin (13/1/2026) dini hari. Saat kendaraan itu ditemukan, sopir atau penumpang mobil itu tidak berada di dalamnya.
“Warga menemukan mobil itu sekitar pukul 2.00 WIB. Sopir mobil tersebut kabur diduga karena takut dikeroyok massa setelah ia menabrak sebuah warung di Padang Duri. Diduga ia kabur karena tidak mau bertanggung jawab setelah menabrak warung yang mengakibatkan tembok warung itu rusak,” ujar Kepala Polsek Pulau Punjung, AKP Azhamu Suwaril, kepada Kabarminang.com pada Selasa (13/1/2026).
Azhamu mengatakan bahwa anggota keluarga sopir mobil itu sudah datang ke Markas Polsek Pulau Punjung. Menurut keterangan keluarga, kata Azhamu, sopir mobil itu merupakan guru PPPK yang mengajar di sebuah SD di Timpeh VI, Nagari Kamang, Kecamatan Kamang Baru, Sijunjung. Ia menuturkan bahwa sopir mobil itu baru membeli mobil tersebut.
Azhamu menyebut bahwa sopir itu tinggal di Kiliran Jao, Sijunjung, kampung istrinya. Anggota keluarga, kata Azhamu, tidak tahu sopir tersebut dari mana malam itu.
“Sopir itu hendak menuju Timpeh VI dini hari tersebut, tempatnya mengajar. Dia melewati jalan itu karena daerah tersebut dekat dengan Dharmasraya. Saat sedang mencari jalan menuju ke ke Timpeh VI, dia salah jalan, lalu menabrak warung warga, yang saat itu tidak dihuni,” tutur Azhamu.
Setelah sopir menabrak warung, kata Azhamu, warga datang beramai-ramai. Karena melihat warga ramai, katanya, sopir mobil tersebut kabur.
Hingga kini, kata Azhamu, sopir mobil itu belum ditemukan. Ia menyatakan bahwa pihaknya menahan mobil tersebut dan tidak boleh diambil sebelum pemiliknya datang dan mengganti kerugian warung yang ditabraknya.
Sebelumnya, beredar informasi di media sosial bahwa mobil itu merupakan mobil travel jurusan Dharmasraya—Padang. Menurut informasi itu, mobil tersebut menabrak loneng jembatan saat mengantarkan penumpang.
















