Kabarminang — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Solok Selatan menerima sebanyak 300 mahasiswa yang akan mengabdi, berbaur dengan masyarakat, serta menerapkan ilmu yang diperoleh di bangku kuliah untuk mendukung pembangunan daerah.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 200 mahasiswa berasal dari Universitas Andalas (Unand) yang akan melaksanakan program Kuliah Kerja Nyata (KKN) di delapan nagari di Kabupaten Solok Selatan. Sementara itu, 100 mahasiswa lainnya merupakan relawan dari berbagai daerah di Indonesia yang tergabung dalam Mahardika Muda Indonesia dan akan menjalankan program Mahardika Mengajar.
Mahardika Mengajar merupakan agenda strategis Mahardika Muda Indonesia di bidang pendidikan dan pengabdian sosial. Program ini dijalankan dengan semangat mengajar kepada masyarakat sekaligus belajar bersama masyarakat sebagai bagian dari proses pengabdian.
Bupati Solok Selatan, H. Khairunas, menyambut langsung kehadiran para mahasiswa tersebut. Ia menyampaikan apresiasi dan harapan agar seluruh peserta dapat memberikan kontribusi nyata selama berada di tengah masyarakat.
“Atas nama pemerintah kabupaten, semoga mahasiswa sekalian dapat menjalankan program dengan baik. Berikan kontribusi positif kepada masyarakat serta dapat menikmati proses berkolaborasi,” kata Khairunas saat menyambut kedatangan mahasiswa di sela pembukaan rangkaian kegiatan Hari Ulang Tahun ke-22 Kabupaten Solok Selatan di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Solok Selatan, Padang Aro, Jumat (2/1/2026).
Dalam kesempatan yang sama, Dosen Universitas Andalas, Dr. Syuryatman Desri, menjelaskan bahwa pelaksanaan KKN merupakan bagian dari pengabdian kepada masyarakat yang menjadi kewajiban perguruan tinggi.
“KKN ini dilaksanakan agar ilmu di bangku kuliah dapat sejalan dengan kondisi yang ada di masyarakat,” ujarnya.
Pelaksanaan KKN mahasiswa Universitas Andalas dijadwalkan berlangsung mulai 2 Januari hingga 7 Februari 2026 di delapan nagari yang telah ditetapkan oleh pemerintah daerah bersama pihak kampus.
Sementara itu, program Mahardika Mengajar akan dilaksanakan di dua nagari, yakni Nagari Lubuak Ulang Aling dan Nagari Lubuak Ulang Aling Tengah, Kecamatan Sangir Batang Hari. Program ini difokuskan pada tujuh jorong di dua nagari tersebut, yaitu Jorong Kampung Baru, Jorong Koto Ranah, Jorong Tanah Galo, Jorong Batu Gajah, Jorong Pulau Panjang, Jorong Pulau Karam, serta Jorong Rantau Limau Kapeh.















