Kabarminang – Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Batang Kapas, Pesisir Selatan pada Jumat (2/1) menyebabkan banjir merendam sejumlah nagari. Air sungai meluap dan menggenangi permukiman warga di beberapa kawasan sejak siang hingga malam hari.
Enam nagari dilaporkan terdampak banjir, yakni Nagari Teratak Tampatih IV Koto Mudiek, IV Koto Mudiek, Tuik IV Mudiek, Sungai Nyalo IV Koto Mudiek, IV Koto Hilie, serta Koto Nan Duo IV Koto Hilie. Genangan air terjadi hampir merata di wilayah tersebut.
Camat Batang Kapas, Legiandru, mengatakan ketinggian air bervariasi antara 20 sentimeter hingga mencapai 1 meter di beberapa titik rendah yang berada dekat aliran sungai.
“Banjir terjadi akibat curah hujan yang cukup tinggi pada Jumat kemarin. Air menggenangi rumah warga dengan ketinggian sekitar 20 sentimeter sampai 1 meter,” kata Legiandru, Sabtu (3/1).
Berdasarkan pendataan sementara, lebih kurang 2.000 kepala keluarga terdampak akibat peristiwa tersebut. Meski demikian, banjir tidak berlangsung lama karena air relatif cepat surut setelah hujan mereda.
“Tidak ada warga yang diungsikan atau mengungsi. Kondisi air cepat surut, sehingga masyarakat masih bertahan di rumah masing-masing,” ujar Legiandru.
Namun demikian, satu unit pos ronda di Kampung Koto Gunung dilaporkan hanyut terbawa arus sungai yang deras saat banjir berlangsung.
“Ada satu pos ronda di Kampung Koto Gunung yang hanyut dibawa arus sungai. Untuk kerusakan lain masih kami lakukan pendataan,” katanya.
















