Kabarminang – Kabar baik bagi pecinta sepak bola Tanah Air. Piala Dunia FIFA 2026 dipastikan bisa disaksikan secara gratis oleh masyarakat Indonesia setelah Lembaga Penyiaran Publik Televisi Republik Indonesia (LPP TVRI) resmi menjadi pemegang hak siar turnamen sepak bola terbesar di dunia tersebut.
Pengumuman tersebut disampaikan Direktur Utama LPP TVRI, Iman Brotoseno, dalam konferensi pers di Gedung GPO TVRI, Senayan, Jakarta, Senin (29/12/2025). Iman menyebut, keberhasilan TVRI memperoleh lisensi hak siar Piala Dunia 2026 melalui proses panjang dan penuh tahapan.
“Kami dengan rasa syukur menyampaikan bahwa TVRI resmi memperoleh lisensi hak siar FIFA World Cup 2026 untuk wilayah Indonesia. Pencapaian ini merupakan wujud komitmen TVRI, sesuai arahan Bapak Presiden dan pemerintah, dalam menghadirkan tayangan olahraga berstandar internasional bagi publik,” ujar Iman, dikutip Selasa (30/12).
Menurutnya, dengan memegang hak siar secara utuh, TVRI akan menjalankan perannya sebagai lembaga penyiaran publik yang menjunjung prinsip netralitas, profesionalisme, serta pelayanan kepada masyarakat.
“Kami memastikan siaran Piala Dunia 2026 bersifat inklusif, mudah diakses, dan dapat dijangkau oleh seluruh lapisan masyarakat Indonesia, termasuk di wilayah terluar, terdepan, dan tertinggal,” tambahnya.
TVRI akan menayangkan total 104 pertandingan Piala Dunia 2026, mulai dari babak penyisihan grup hingga partai final. Seluruh rangkaian pertandingan tersebut akan berlangsung selama 39 hari, disiarkan dalam bentuk siaran langsung, siaran tunda, maupun tayangan ulang.
Iman menjelaskan, masyarakat dapat mengakses siaran Piala Dunia melalui siaran free to air (FTA) atau terestrial menggunakan antena biasa. Sementara itu, untuk platform digital atau over the top (OTT), penayangannya akan bergantung pada kebijakan operator pihak ketiga.
Piala Dunia 2026 dijadwalkan berlangsung pada 11 Juni hingga 19 Juli 2026 dan akan digelar di tiga negara, yakni Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.















