Kabarminang — Pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-125 tahun 2025 di Solok Selatan resmi ditutup setelah dimulai pada 23 Juli 2025. Semua target pembangunan yang ditetapkan telah rampung seratus persen, termasuk jalur pendakian Gunung Kerinci melalui Solok Selatan.
Pekerjaan yang dilakukan untuk peningkatan akses ke jalur pendakian Gunung Kerinci itu ialah peningkatan jalan wisata dengan pengerasan pertama jalan sepanjang 2.328 meter dengan lebar 7 meter yang dilanjutkan dengan pengerasan kedua sepanjang 435 meter selebar 5 meter. Kemudian, peserta TMMD membuka jalan wisata Gunung Kerinci sepanjang 1.525 meter dengan lebar 2,9 meter dan jalan tracking sepanjang 9 kilometer.
Dengan demikian, kini para pecinta alam yang ingin mendaki Gunung Kerinci sudah bisa merasakan sensasi jalur baru melalui Solok Selatan melewati jalur dengan dibangun oleh TNI bersama dengan pemerintah kabupaten dan masyarakat.
Bupati Solok Selatan, Khairunas, mengatakan bahwa selesainya pelaksanaan TMMD tahun ini dan target pembangunan jalur pendakian Gunung Kerinci terealisasi diharapkan bisa memberikan dampak positif terhadap perekonomian daerah.
“Mudah-mudahan bisa meningkatkan ekonomi masyarakat Solok Selatan. Tntu kami berharap kepada masyarakat untuk memfungsikan jalur itu sebagaimana mestinya dan sebaik-baiknya supaya memberikan dampak di masa yang akan datang,” kata Khairunas setelah Upacara Penutupan TMMD ke-125 di Nagari Lubuk Gadang Selatan, Kecamatan Sangir, Solsel, Kamis (21/8).
Dalam sambutannya membacakan amanat dari Pangdam I/Bukit Barisan, Kepala Staf Resor Militer 032/Wirabraja, Kolonel Inf Dedi Iswanto, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan pemerintah kabupaten kepada TNI dalam melaksanakan pembangunan di wilayah.
“Kepercayaan ini merupakan wujud nyata sinergi yang terjalin dalam mempercepat pembangunan dan mendukung tercapainya pembangunan nasional,” ucap Dedi dalam upacara penutupan TMMD di Lapangan Bangun Rejo pada hari yang sama.
Mewakili TNI, ia berharap pembangunan yang telah dilaksanakan dapat dirasakan dampaknya oleh masyarakat dan tercapainya tujuan bersama. Selain itu, ia mengatakan bahwa sinergi masyarakat dan TNI makin kuat sehingga bisa menjawab tantangan dan kesulitan pada masa yang akan datang.
Selain pembangunan jalur tracking Gunung Kerinci, dalam laporan yang dibacakan oleh Dandim 0309/Solok, Letkol Kav. Sapta Raharja yang sekaligus Ketua Satgas TMMD di Solok Selatan disebutkan bahwa pada periode pra-TMMD 14 Juni-20 Juli 2025 juga dilaksanakan rehabilitasi tiga unit rumah tidak layak huni di Bangun Rejo, Nagari Lubuk Gadang Selatan. Rehabilitasi rumah itu dinyatakan telah rampung sepenuhnya dan telah dilakukan serah terima bangunan kepada pemilik rumah setelah upacara tersebut.
Beberapa kegiatan lain yang merupakan program unggulan Kasad juga dinyatakan rampung. Kegiatannya ialah TNI Manunggal Air Bersih (TMAB) sebanyak lima titik, rehabilitasi MCK dan rumah ibadah, percepatan pengentasan stunting, penanaman pohon, penanaman jagung, dan pembersihan pasar.
Begitu pula halnya dengan kegiatan non-fisik seperti penyuluhan, sosialisasi, dan pendampingan bagi masyarakat yang mengedepankan bela negara dan ekonomi juga telah dilaksanakan sesuai dengan rencana.