Minggu, Oktober 18, 2026
kabarminang.com
  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Ekonomi & Bisnis
  • Politik
  • Kabar Sumbar
  • Kabar Rantau
  • Ranah Minang
  • Kesehatan
  • Pendidikan
No Result
View All Result
kabarminang.com
  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Ekonomi & Bisnis
  • Politik
  • Kabar Sumbar
  • Kabar Rantau
  • Ranah Minang
  • Kesehatan
  • Pendidikan
kabarminang.com
No Result
View All Result
  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Ekonomi & Bisnis
  • Politik
  • Kabar Sumbar
  • Kabar Rantau
  • Ranah Minang
  • Kesehatan
  • Pendidikan
Home Kabar Sumbar

Banjir Berulang di Mentawai Picu Sorotan terhadap Izin Perusahaan Ekstraktif

Dharma Harisa
Jumat, 18 Juli 2025 | 08:36
in Kabar Sumbar
Salah satu titik banjir di Mentawai, Selasa (10/6).

Salah satu titik banjir di Mentawai, Selasa (10/6).

Share on FacebookShare on Twitter

Kabarminang – Banjir kembali merendam Desa Saureinu, Pulau Sipora, Kabupaten Kepulauan Mentawai, Senin (14/7/2025), setelah hujan sedang mengguyur wilayah itu selama dua hari berturut-turut.

Peristiwa ini menjadi banjir kedua yang terjadi di tahun yang sama dalam waktu kurang dari sebulan, dan ketiga kalinya sepanjang 2025. Tingginya frekuensi banjir memunculkan kekhawatiran baru soal daya dukung ekosistem pulau kecil yang terus ditekan oleh aktivitas industri ekstraktif.

“Intensitas banjir yang terus meningkat adalah bukti bahwa Pulau Sipora semakin rentan terhadap krisis iklim. Ini bukan hanya soal cuaca ekstrem dan pergeseran musim, tetapi juga soal hadirnya ancaman baru yang mengubah bentang alam pulau kecil,” kata Amalya Reza, Juru Kampanye Bioenergi dari Trend Asia, dalam pernyataan tertulis yang diterima Sumbarkita, Rabu (16/7).

Salah satu ancaman yang disorot adalah keberadaan konsesi Hutan Tanaman Industri (HTI) milik PT Sumber Permata Sipora (SPS). Perusahaan ini mengantongi izin pemanfaatan hasil hutan kayu di atas lahan seluas 20.706 hektare, mencakup hampir sepertiga luas Pulau Sipora yang hanya 61.518 hektare. Luas itu juga mencakup lebih dari separuh wilayah 6 Daerah Aliran Sungai (DAS), dari total 17 DAS yang masuk dalam wilayah konsesi.

“Potensi deforestasi hutan alam mencapai 97 persen dari luas konsesi, atau setara 20.143 hektare. Ini sangat berbahaya bagi sistem tata air pulau kecil seperti Sipora, yang DAS-nya pendek dan sangat sensitif terhadap perubahan tutupan lahan,” jelas Amalya.

Ancaman kerusakan lingkungan di Sipora dinilai bertentangan dengan semangat Undang-Undang Nomor 27 Tahun 2007 tentang Pengelolaan Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil (UU PPK), khususnya Pasal 23 yang mewajibkan pemanfaatan sumber daya alam dilakukan secara terpadu dan berbasis kesatuan ekologis.

Meskipun izin seperti PBPH (Perizinan Berusaha Pemanfaatan Hutan) tak secara eksplisit dilarang di pulau kecil, potensi kerusakan ekologinya justru sangat besar.

Dokumen Analisis Dampak Lingkungan (ANDAL) PT SPS saat ini masih dalam proses, namun telah masuk dalam kategori risiko tinggi. Dalam proses penyusunan ANDAL, Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Padang menemukan dugaan manipulasi data penggunaan lahan, tidak adanya konsultasi publik yang sah, serta tanda tangan persetujuan dari warga desa yang diperoleh tanpa informasi utuh.

“Warga tidak diberi ruang partisipasi bermakna. Mereka tak tahu-menahu soal keberadaan proyek ini. Bahkan sistem tenurial adat yang memakai skema komunal kaum, justru diabaikan dalam proses pelepasan hak,” kata Diki Rafiqi, Direktur LBH Padang.

Diki menyebut bahwa dalam delapan desa yang masuk ke dalam wilayah konsesi, metode yang dipakai adalah pengumpulan tanda tangan dari perwakilan desa, tanpa melibatkan struktur adat yang sah. Selain itu, peta wilayah adat juga tidak digunakan sebagai acuan utama, menyebabkan tumpang tindih antara wilayah konsesi dan tanah ulayat masyarakat Mentawai.

Fenomena ini bukan hanya terjadi di Pulau Sipora. Di Pagai Utara dan Selatan, hampir seluruh daratan dikontrol oleh PBPH PT Minas Pagai Lumber. Sedangkan di Pulau Siberut, hampir separuh wilayahnya sudah dikuasai oleh beberapa perusahaan pemegang izin PBPH, seperti PT Salaki Suma Sejahtera, PT Biomass Andalan Energi, serta PT Landarmil Putra Wijaya yang masih dalam proses pengajuan izin.

Padahal, Kepulauan Mentawai secara keseluruhan tergolong kawasan berisiko tinggi terhadap bencana. Berdasarkan data Inarisk BNPB, 69 persen dari total populasi telah terdampak oleh cuaca ekstrem. Analisis Trend Asia juga mencatat bahwa wilayah pesisir dan DAS di Sipora memiliki tingkat kerentanan banjir yang sangat tinggi.

“Pemerintah harus segera menghentikan penerbitan izin-izin industri ekstraktif di pulau-pulau kecil, dan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap yang telah terbit. Suara masyarakat adat tidak boleh diabaikan, karena mereka adalah penjaga benteng terakhir ekosistem yang rentan,” pungkas Amalya.


Tags: banjir mentawai
ShareTweetPin

Berita Terkait

Pemko Padang Dorong 41 KWT Terdampak Banjir Gandeng Petani Milenial untuk Program MBG

Pemko Padang Dorong 41 KWT Terdampak Banjir Gandeng Petani Milenial untuk Program MBG

17 Oktober 2026
Perajin Sulaman di Padang Pariaman Bidik Pasar Global Lewat Kontrak Rp400 Juta

Perajin Sulaman di Padang Pariaman Bidik Pasar Global Lewat Kontrak Rp400 Juta

17 Oktober 2026
Agam Peringkat ke-14 Porprov Sumbar 2026, Pembinaan Atlet dan Anggaran Rp3,4 Miliar Disorot

Agam Peringkat ke-14 Porprov Sumbar 2026, Pembinaan Atlet dan Anggaran Rp3,4 Miliar Disorot

17 Oktober 2026
CFD Padang 20 September 2026 Ditiadakan Akibat Kabut Asap

Hari Bebas Kendaraan Bermotor Padang pada 18 Oktober 2026 Ditiadakan akibat Kabut Asap

17 Oktober 2026
Wali Kota dan Ketua TP-PKK Padang Panjang Raih Penghargaan ILMA 2026

Wali Kota dan Ketua TP-PKK Padang Panjang Raih Penghargaan ILMA 2026

17 Oktober 2026
Sekolah Dialihkan ke Daring, Ratusan Pelajar di Padang Tetap Kumpul Ikuti HUT PMI

Sekolah Dialihkan ke Daring, Ratusan Pelajar di Padang Tetap Kumpul Ikuti HUT PMI

17 Oktober 2026
Next Post
Curi Empat Handphone, Pria di Agam Diciduk Polisi

Curi Empat Handphone, Pria di Agam Diciduk Polisi

Tinggalkan Komentar

Terpopuler

Polisi Datangi Rumah Dua Pria yang Viral Mengadang Pengendara Motor di Kota Solok

Polisi Datangi Rumah Dua Pria yang Viral Mengadang Pengendara Motor di Kota Solok

14 Oktober 2026

Dicari Setelah Videonya Cegat Pengendara Viral, 2 Penagih Utang di Kota Solok Datangi Kantor Polisi

Dicari Setelah Videonya Cegat Pengendara Viral, 2 Penagih Utang di Kota Solok Datangi Kantor Polisi

15 Oktober 2026

Perempuan Asal Padang Pariaman yang Terjatuh di Air Terjun Robo Lima Puluh Kota Ditemukan Tewas

Perempuan Asal Padang Pariaman yang Terjatuh di Air Terjun Robo Lima Puluh Kota Ditemukan Tewas

16 Oktober 2026

Imam yang Cabuli 2 Anak Kandung di Sijunjung Ancam Tak Biayai Kuliah Korban jika Tolak Dicabuli

Imam yang Cabuli 2 Anak Kandung di Sijunjung Ancam Tak Biayai Kuliah Korban jika Tolak Dicabuli

14 Oktober 2026

Tinggal Sendiri, Pria 72 Tahun di Pesisir Selatan Tewas di Rumah, 6 Anak di Jakarta

Tinggal Sendiri, Pria 72 Tahun di Pesisir Selatan Tewas di Rumah, 6 Anak di Jakarta

13 Oktober 2026

Detik-Detik Pemotor Dipepet Pria Tak Dikenal Usai Beli Emas di Kota Solok

Detik-Detik Pemotor Dipepet Pria Tak Dikenal Usai Beli Emas di Kota Solok

13 Oktober 2026

Cabuli Dua Anak Kandung di Sijunjung, Seorang Imam Masjid di Kabupaten Solok Ditangkap 

Cabuli Dua Anak Kandung di Sijunjung, Seorang Imam Masjid di Kabupaten Solok Ditangkap 

14 Oktober 2026

Berita Terkini

Komisi VIII Desak Kementerian Komdigi Blokir Akun dan Konten LGBT

LGBT Dinilai Bertentangan dengan Adat, Lembaga Adat Melayu Wacanakan Hukum Melayu Serumpun

18 Oktober 2026

Truk Tabrakan dengan Minibus di Jembatan Layang Bukittinggi

Truk Tabrakan dengan Minibus di Jembatan Layang Bukittinggi

17 Oktober 2026

Pemko Padang Dorong 41 KWT Terdampak Banjir Gandeng Petani Milenial untuk Program MBG

Pemko Padang Dorong 41 KWT Terdampak Banjir Gandeng Petani Milenial untuk Program MBG

17 Oktober 2026

Alat Sistem Peringatan Dini Banjir BPBD Padang Hilang Lagi Dicuri Orang

Alat Sistem Peringatan Dini Banjir BPBD Padang Hilang Lagi Dicuri Orang

17 Oktober 2026

Setir Lengket, Bus Terjun ke Bawah Jembatan di Jalan Payakumbuh—Bukittinggi, Korban 1 Penumpang

Setir Lengket, Bus Terjun ke Bawah Jembatan di Jalan Payakumbuh—Bukittinggi, Korban 1 Penumpang

17 Oktober 2026

Pondok Pinggir Jalan di Sijunjung Digerebek, 14 Paket Sabu-Sabu Disita, Seorang Pengedar Ditangkap

Pondok Pinggir Jalan di Sijunjung Digerebek, 14 Paket Sabu-Sabu Disita, Seorang Pengedar Ditangkap

17 Oktober 2026

Informasi

  • Privacy Policy
  • Redaksi & Perusahaan
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami

Berita

  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Ekonomi & Bisnis
  • Ranah Minang
  • Kabar Sumbar
  • Kabar Rantau

© 2026 Kabarminang.com  All right reserved

  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Ekonomi & Bisnis
  • Ranah Minang
  • Kabar Sumbar
  • Kabar Rantau
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Redaksi & Perusahaan
  • Tentang Kami

© 2026 Kabarminang.com All right reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Redaksi & Perusahaan
  • Tentang Kami

© 2025 KabarMinang.com.