“Anggota DPRD harus sering turun ke masyarakat, bertemu langsung dengan konstituen, dan memastikan mereka merasakan kehadiran serta kinerja anggota dewan,” kata Herman.
Herman juga menyampaikan salam dan pesan dari Ketua Umum Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). Ia mengatakan bahwa AHY berpesan kepada semua kader untuk bekerja lebih keras dan lebih dekat dengan rakyat.
“Kita ingin mengembalikan kejayaan Demokrat sebagaimana saat partai ini pernah membawa Indonesia berjaya di bawah kepemimpinan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono,” ujarnya.
Herman menekankan bahwa meskipun kepala daerah di Sumbar tidak semuanya berasal dari Demokrat, kader partai tetap wajib mendukung program pembangunan pemerintah.
“Jika pemerintah sukses membangun, rakyat sejahtera, dan itu yang utama bagi Demokrat,” tuturnya.
Rakerda dan bimtek Demokrat Sumbar itu tidak hanya fokus pada penguatan internal, tetapi juga pada penyusunan peta jalan politik untuk menghadapi Pemilu 2029. Agenda tiga hari ke depan akan diisi dengan diskusi strategi pemenangan, analisis perolehan suara pada Pemilu 2024, serta pemetaan potensi kekuatan di masing-masing daerah pemilihan.
Dengan komposisi 76 anggota DPRD yang tersebar di kabupaten/kota dan tingkat provinsi, Demokrat Sumbar menargetkan peningkatan jumlah kursi pada Pemilu mendatang. Strategi itu mencakup penguatan basis konstituen, kolaborasi lintas daerah, dan peningkatan peran kader muda dalam struktur partai.
“Demokrat Sumbar harus menjadi motor penggerak kemenangan nasional. Kita punya potensi, kader, dan modal sosial yang besar. Sekarang tinggal memastikan kita punya strategi dan kerja nyata,” kata Mulyadi menutup sambutannya.