Kabarminang — Polisi menangkap empat pria di pinggir jalan Simpang Muaro Kalaban, Dusun Balai-balai, Desa Muaro Kalaban, Kecamatan Silungkang, Kota Sawahlunto, pada Minggu (1/2/2026) sekitar pukul 16.00 WIB karena kedapatan membawa sabu-sabu.
Kepala Satuan Reserse Narkoba Polres Sawahlunto, AKP Taufik, mengatakan bahwa dari empat pria itu, tiga orang di antaranya merupakan warga Pesisir Selatan. Ia menyebut bahwa ketiganya ialah NA (32 tahun), petani, warga Pondok Lamo, Nagari Kubu Tapan, Kecamatan Ranah Ampek Hulu Tapan; DF (30 tahun), karyawan swasta, warga Pasar Gadang, Nagari Inderapura Barat, Kecamatan Pancung Soal; dan S (33 tahun), sopir, warga Air Batu, Nagari Ampang Tulak Tapan, Kecamatan Basa Ampek Balai Tapan. Sementara itu, satu pria lagi, katanya, ialah JM (51 tahun), karyawan swasta, warga Araha Tiga, Desa Araha Tiga, Kecamatan Lubuk Pinang, Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu.
“Petugas menyelidiki aktivitas mencurigakan di mobil Toyota Avanza hitam metalik, tempat mereka ditangkap. Petugas kemudian menggeledah mobil itu dengan disaksikan perangkat desa dan warga setempat. Petugas menemukan satu paket kecil sabu-sabu dibungkus plastik klip bening di lantai bagian tengah mobil,” ujar Taufik pada Selasa (3/2/2026).
Dari hasil interogasi awal, kata Taufik, keempatnya mengakui bahwa sabu-sabu itu milik mereka. Ia menyebut bahwa keempatnya berencana untuk mengisap sabu-sabu itu bersama-sama.
Pihaknya lalu menyeret keempat pria tersebut ke Markas Polres Sawahlunto. Setibanya di ruangan Satuan Reserse Narkoba, kata Taufik, salah satu di antara empat pria itu mengatakan bahwa ia menyimpan kaca pirek milik rekannya di dalam sepatu di dalam mobil. Petugas lalu menyita barang bukti itu.
Selain menyita satu paket kecil sabu-sabu, kata Taufik, pihaknya menyita barang bukti lain berupa mobil Toyota Avanza, sebuah ponsel, uang tunai Rp105.000, kaca pirek beserta sedotan plastik modifikasi, korek api, dan jarum suntik.
Taufik menyebut bahwa penangkapan keempat terduga pemakai sabu-sabu itu dilakukan dalam Operasi Operasi Antik Singgalang 2026.
Ia mengimbau masyarakat untuk terus berperan aktif memberikan informasi tentang penyalahgunaan narkotika demi terciptanya lingkungan yang bersih dari narkoba.
















