Kabarminang — Dua ekor harimau muncul di Koto Tabang, Nagari Koto Rantang, Kecamatan Palupuh, Kabupaten Agam, pada Selasa (16/6/2026) sekitar pukul 07.30 WIB.
Kepala Resor Konservasi Wilayah II Maninjau BKSDA Sumbar, Ade Putra, mengatakan, berdasarkan hasil identifikasi awal di lapangan, petugas menemukan tanda jejak dengan dua ukuran berbeda.
“Berdasarkan tanda jejak yang ditemukan ada dua ukuran, dan diduga merupakan induk dan anak,” katanya kepada Sumbarkita, Rabu (17/6/2026).
Ade menambahkan, petugas juga menemukan sisa makanan berupa bangkai babi di sekitar lokasi. Berdasarkan temuan itu, kemunculan harimau diduga berkaitan dengan aktivitas berburu.
“Dugaan sementara harimau itu muncul setelah mengejar babi, kami menemukan sisa makanannya berupa bangkai babi,” ujarnya.
Ia melanjutkan, setelah pihaknya mendapatkan laporan tersebut, tim turun ke lapangan dan melakukan pemantauan intensif di lokasi dengan memasang lima unit camera trap serta meningkatkan patroli di kawasan yang diduga menjadi lintasan satwa tersebut.
“Kami sudah memasang 5 camera trap untuk memantau pergerakan harimau yang dilaporkan. Hingga saat ini keberadaan harimau tersebut belum kembali terpantau,” tuturnya.
Ia mengatakan, pihaknya saat ini telah melakukan patroli rutin pada siang dan malam hari guna memantau perkembangan situasi di lapangan.
“Selain itu, kami juga patroli di kebun-kebun masyarakat untuk memastikan keamanan warga yang beraktivitas,” imbuhnya.
















