Kabarminang – Wakil Wali Kota Payakumbuh Elzadaswarman meninjau langsung lokasi pelaksanaan Pasar Pabukoan di Kelurahan Tiakar, Jumat (13/2/2026). Kegiatan tersebut dilakukan untuk memastikan pasar berjalan tertib sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat selama bulan suci Ramadhan.
“Pemanfaatan fasilitas publik seperti ini sangat positif. Selain mendukung perekonomian warga, juga menciptakan pusat aktivitas masyarakat yang tertib dan terorganisir,” kata Elzadaswarman di sela kunjungan.
Ia mengapresiasi langkah Lurah Tiakar yang memanfaatkan halaman kantor lurah sebagai pusat perekonomian kreatif masyarakat. Menurutnya, inisiatif tersebut memberi ruang bagi pelaku UMKM untuk berkembang, sekaligus membuka peluang usaha baru bagi warga sekitar.
Elzadaswarman menilai pasar pabukoan tidak hanya menjadi tempat berbelanja kebutuhan berbuka puasa, tetapi juga wadah untuk menghidupkan suasana Ramadhan di lingkungan masyarakat.
“Pasar seperti ini bukan sekadar jualan makanan. Ini juga ruang ekonomi kreatif warga. Kita ingin suasananya semarak, tertib, dan nyaman,” ujarnya.
Dalam kunjungan itu, Elzadaswarman didampingi Lurah Tiakar, Ketua LPM, Ketua KAN, niniak mamak, serta bundo kanduang setempat. Ia menyebut keterlibatan tokoh masyarakat menjadi dukungan penting agar pasar berjalan baik dan berkelanjutan.
“Kita bersyukur, masyarakat kompak. Kalau semua unsur mendukung, pasar ini bisa berjalan rapi dan memberi manfaat besar,” katanya.
Pasar Pabukoan Tiakar direncanakan beroperasi sejak awal hingga akhir Ramadhan. Sejumlah pedagang menjajakan berbagai makanan khas serta minuman berbuka puasa untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
Wakil Wali Kota juga mengingatkan para pedagang agar menjaga standar kebersihan dan kesehatan dalam penyajian makanan. Ia menegaskan kualitas dan keamanan pangan harus menjadi perhatian utama selama Ramadhan.
“Kami ingin masyarakat mendapatkan makanan yang sehat, higienis, dan aman. Jangan sampai ada yang dirugikan karena makanan yang tidak layak,” ujarnya.
Selain pedagang, Elzadaswarman juga mengimbau masyarakat sebagai pengunjung agar ikut menjaga kebersihan lingkungan pasar. Menurutnya, kebersihan tidak hanya menjadi tanggung jawab pedagang, tetapi juga semua pihak.
“Kalau kita ingin pasar ini nyaman, semua pihak harus peduli. Buang sampah pada tempatnya, jaga ketertiban, dan saling menghormati,” katanya.
Ia berharap keberadaan Pasar Pabukoan Tiakar dapat meningkatkan pendapatan pelaku UMKM sekaligus memberi dampak ekonomi langsung bagi masyarakat selama Ramadhan.
“Kita ingin ekonomi warga bergerak. UMKM tumbuh, masyarakat terbantu, dan Ramadhan di Payakumbuh terasa lebih hidup,” pungkasnya.















