Warga kemudian melaporkan kondisi tersebut kepada ketua RT dan Bhabinkamtibmas. Laporan itu selanjutnya diteruskan kepada pihak kepolisian.
Mendapat laporan tersebut, petugas piket Polsek Koto Tangah mendatangi lokasi untuk melakukan pemeriksaan dan penanganan terhadap jasad korban.
“Setelah laporan diterima, anggota piket kemudian datang ke lokasi kejadian,” ujar Afrino.
Saat ditemukan, Yuhendra sudah dalam kondisi meninggal dunia. Jasad korban juga telah mengalami pembusukan, sehingga diduga korban telah meninggal sebelum ditemukan.
Terkait penyebab kematian, Afrino belum memberikan kesimpulan. Polisi masih melakukan pemeriksaan untuk memastikan penyebab dan kronologi kematian korban.
Penemuan jasad Yuhendra juga sempat diketahui melalui siaran langsung di TikTok yang beredar pada Minggu pagi. Dalam siaran tersebut terlihat petugas kepolisian berada di sekitar lokasi kejadian.
Polisi masih melakukan penanganan dan mengumpulkan keterangan yang diperlukan untuk mengetahui secara pasti kondisi serta penyebab meninggalnya korban.















