Kabarminang — Wali Kota Padang, Fadly Amran, meninjau penanganan dampak bencana banjir bandang yang dilakukan Yayasan Dar el-Iman Peduli bersama UPI YPTK Padang, di kawasan Musala Nurul Ihsan, Kelurahan Gurun Laweh, Kecamatan Nanggalo, pada Selasa (6/1/2026).
Fadly Amran menyampaikan terima kasih kepada Yayasan Darel-Iman dan UPI YPTK yang telah berkontribusi dalam penanganan bencana baik pada masa tanggap hingga pascabencana. Bantuan yang diberikan antara lain ialah pegerahan alat berat dan pemenuhan kebutuhan dasar bagi masyarakat.
“Kita apresiasi dan kita doakan bersama. Semoga segala ikhtiar seluruh pihak yang sejak awal berkomitmen dan bersungguh-sungguh dalam perjuangan tanggap darurat hingga proses pemulihan yang saat ini sedang kita jalani, mendapatkan balasan terbaik,” ujar Fadly Amran.
Fadly menjelaskan bahwa pada masa transisi ini Pemerintah Kota Padang memfokuskan kinerja pada pemulihan rumah-rumah warga yang terdampak, relokasi masyarakat ke hunian sementara (huntara), serta pendataan kerusakan secara menyeluruh.
“Untuk rumah rusak ringan, sedang, dan berat, insyaallah melalui Kementerian Sosial akan disalurkan bantuan masing-masing sebesar Rp15 juta, Rp30 juta, dan Rp60 juta. Bantuan ini diharapkan dapat terealisasi dalam beberapa hari ke depan atau paling lama satu minggu,” tuturnya.
Sementara itu, Rektor UPI YPTK Padang, Muhammad Ridwan, menyampaikan bahwa selain dukungan alat berat, pihaknya menyiapkan sebanyak 400 mahasiswa sebagai sukarelawan. Para sukarelawan tersebut akan membantu membersihkan rumah warga serta saluran drainase yang terdampak banjir.
“Kami siap bersinergi dan berkolaborasi dengan Pemerintah Kota Padang. Mari kita adakan gerakan bersama untuk membersihkan sisa-sisa material banjir yang terjadi pada November lalu,” ujarnya, didampingi Ketua Yayasan Dar el-Iman Peduli, Muhammad Elvi Syam.















