Kabarminang — Wali Kota Padang Panjang, Hendri Arnis, melepas 74 mahasiswa peserta program Mama Papa Mudik Gratis 2026, di Universitas Indonesia, Sabtu (14/3).
Ia mengatakan, program ini digelar Pemerintah Kota melalui Dinas Perhubungan (Dishub) untuk memfasilitasi mahasiswa perantau agar dapat pulang ke Padang Panjang dan merayakan Idulfitri bersama keluarga.
“Semua peserta berasal dari berbagai perguruan tinggi di Yogyakarta, Jabodetabek, Bandung, dan Lampung, termasuk Universitas Gadjah Mada, Universitas Negeri Yogyakarta, Universitas Negeri Jakarta, Institut Teknologi Bandung, Universitas Padjadjaran, serta Institut Teknologi Sumatera,” ujar Hendri.
Para mahasiswa diberangkatkan dari beberapa titik kumpul, yakni kawasan kampus Universitas Padjadjaran Dipatiukur di Bandung, kampus Universitas Indonesia di Depok, dan kampus Institut Teknologi Sumatera di Lampung. Seluruh peserta menggunakan dua armada bus milik PO NPM, perusahaan otobus putra daerah Padang Panjang yang telah beroperasi sejak 1937.
Hendri menegaskan, program Mama Papa Mudik Gratis merupakan bentuk kepedulian pemerintah kota terhadap mahasiswa asal Padang Panjang yang sedang menempuh pendidikan di perantauan.
“Kita ingin mahasiswa asal Padang Panjang yang menuntut ilmu di perantauan tetap bisa pulang dan merasakan kebersamaan dengan keluarga di kampung halaman,” tuturnya.
Ia berharap program ini dapat terus dilanjutkan di tahun-tahun mendatang, dengan jumlah peserta dan armada yang lebih banyak, sehingga semakin banyak mahasiswa yang bisa merasakan manfaatnya.
Selama perjalanan, peserta juga difasilitasi makan untuk berbuka puasa dan sahur. Rombongan diperkirakan tiba di Padang Panjang pada Senin (16/3/2026) dinihari dan akan disambut keluarga di Masjid Agung Manarul ‘Ilmi Islamic Centre.
















