Tommy uga mendesak pemerintah dan penegak hukum untuk segera melakukan langkah nyata dan berhenti melakukan penertiban yang hanya bersifat seremonial belaka. Menurutnya, penertiban selama ini tidak pernah menyentuh aktor utama, baik pemodal, pemilik alat berat, maupun penadah emas yang menjadi jantung dari jaringan mafia tambang itu
Sebagai langkah konkret, Tommy menuntut adanya “pertaubatan ekologis” dari gubernur hingga polisi di Sumbar atas pembiaran yang terjadi selama bertahun-tahun.
“Kami mendesak para pemimpin daerah dan penegak hukum untuk meminta maaf kepada masyarakat serta memohon ampunan kepada Tuhan atas kelalaian dalam menjaga keselamatan rakyat dan lingkungan,” tutur Tommy.
Tommy meminta agar semua tambang emas ilegal di Sumbar ditutup tanpa terkecuali. Ia mengatakan bahwa hukum harus ditegakkan setegak-tegaknya kepada pemilik alat berat dan pemodal. Ia juga menyampaikan bahwa pihak terkait harus segera memulihkan kawasan hutan lindung dan daerah aliran sungai yang telah rusak parah.
















