Kabarminang – Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Islam Negeri (UIN) Imam Bonjol Padang terus mematangkan persiapan pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Periode 52 Tahun 2026.
Hal tersebut ditandai dengan kunjungan audiensi LPPM UIN Imam Bonjol Padang ke Pemerintah Kota (Pemko) Padang, yang diterima langsung oleh Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, di ruang kerjanya di Kantor Balai Kota Aie Pacah, Kamis (9/4/2026).
Rombongan UIN Imam Bonjol Padang yang dipimpin Kepala Pusat Pengabdian kepada Masyarakat, Muhammad Taufik, membahas berbagai persiapan teknis pelaksanaan KKN, mulai dari penentuan lokasi penempatan mahasiswa, jadwal pelaksanaan, hingga koordinasi lintas perangkat daerah agar program berjalan efektif dan tepat sasaran.
Kepala Pusat Pengabdian kepada Masyarakat UIN Imam Bonjol Padang, Muhammad Taufik, menyampaikan bahwa KKN 2026 dirancang untuk memperkuat kontribusi nyata mahasiswa kepada masyarakat, khususnya di bidang pendidikan, sosial, dan pengembangan potensi lokal.
“Program ini tidak hanya menjadi sarana pengabdian, tetapi juga wadah bagi mahasiswa untuk mengimplementasikan ilmu yang diperoleh selama perkuliahan di tengah masyarakat,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa UIN Imam Bonjol Padang berkomitmen menghadirkan program KKN yang relevan dengan kebutuhan daerah serta memberikan dampak berkelanjutan bagi masyarakat.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir menyambut baik rencana tersebut dan menyatakan dukungan penuh terhadap pelaksanaan KKN mahasiswa UIN Imam Bonjol Padang di wilayah Kota Padang.
Menurutnya, sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah menjadi kunci dalam mendorong pembangunan serta peningkatan kualitas sumber daya manusia.
“Pemko Padang menyambut baik kolaborasi ini, karena mahasiswa dapat berperan sebagai agen perubahan di tengah masyarakat,” kata Maigus Nasir.
Pertemuan tersebut juga dihadiri Ketua LPPM UIN Imam Bonjol Padang Wakidul Kohar beserta jajaran, panitia KKN 52 UIN IB, serta sejumlah kepala OPD terkait di lingkungan Pemko Padang.














