Benturan keras itu membuat truk tronton terdorong ke depan. Kendaraan tersebut kemudian mengenai tubuh Jhoni yang saat itu sedang berjalan di bagian depan truk.
“Korban yang terbentur kemudian jatuh ke badan jalan dan tertabrak oleh kendaraannya sendiri yang terdorong akibat hantaman dari belakang,” tutur Wahyu.
Akibat kejadian tersebut, Jhoni mengalami luka berat. Warga bersama personel kepolisian yang tiba di lokasi kemudian mengevakuasinya ke Puskesmas Gunung Medan untuk mendapatkan pertolongan medis.
Namun, nyawa korban tidak dapat diselamatkan. Jhoni dinyatakan meninggal dunia oleh tim medis setelah tiba di puskesmas.
Sementara itu, sopir truk boks meninggalkan lokasi kejadian setelah kecelakaan. Kendaraan yang ditinggalkannya kemudian diamankan oleh petugas.
Wahyuli mengatakan, kedua kendaraan yang terlibat kecelakaan telah diamankan di Mapolres Dharmasraya untuk kepentingan penyelidikan.
“Saat ini, kedua kendaraan yang terlibat kecelakaan telah diamankan di Mapolres Dharmasraya untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut,” jelas Wahyu.
Polisi juga telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mencatat keterangan sejumlah saksi. Tim kepolisian dikerahkan untuk mencari dan mengejar sopir truk boks yang melarikan diri setelah kecelakaan.

















