Kabarminang – Pemerintah Kota Payakumbuh kini memiliki empat Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), setelah Wali Kota Zulmaeta meresmikan SPPG Merah Putih Nurul Huda Aua Kuniang pada Kamis (28/08/2025).
Wali Kota Zulmaeta,mengatakan bertambahnya satu unit SPPG di Payakumbuh menunjukkan komitmen serius pemerintah dalam meningkatkan kualitas gizi masyarakat. Ia menilai layanan tersebut bukan hanya soal penyediaan makanan sehat, melainkan juga investasi jangka panjang untuk membentuk generasi emas yang sehat dan berdaya saing.
“ini merupakan SPPG yang ke empat yang akan memperkuat layanan gizi yang sudah berjalan. Program MBG bukan sekadar mengenyangkan, tetapi juga menyiapkan generasi cerdas dan unggul di masa depan,” katanya.
Ia melanjutkan, jumlah penerima manfaat MBG hingga kini mencapai 62.060 orang. Dari jumlah itu, sebanyak 50.499 merupakan siswa, sedangkan 11.561 lainnya terdiri dari ibu hamil, ibu menyusui, serta balita.
Zulmaeta berharap kehadiran SPPG ke empat ini dapat memperluas manfaat bagi masyarakat. Selain mendukung peningkatan status gizi, fasilitas tersebut diharapkan menjadi wadah untuk membangun generasi sehat, sekaligus mendorong perekonomian lokal.
“Dengan hadirnya SPPG ini, kami berharap tidak ada lagi anak-anak atau masyarakat yang kekurangan gizi. SPPG harus menjadi pusat layanan yang dekat dengan masyarakat, memanfaatkan potensi pangan lokal, dan memberi peluang kerja bagi warga sekitar,” ujarnya.
Dengan bertambahnya SPPG ke empat, Zulmaeta menegaskan bahwa Payakumbuh ingin berada di garis depan dalam menyiapkan generasi emas yang sehat dan unggul.
“Upaya ini juga sejalan dengan visi nasional menuju Indonesia Emas 2045, di mana kualitas sumber daya manusia menjadi faktor penentu daya saing bangsa kita,” imbuhnya.