Pihaknya mengimbau masyarakat untuk tidak pergi ke ladang sendirian, terutama saat subuh atau menjelang magrib agar tidak bertemu dengan beruang madu itu. Ia menyebut bahwa waktu-waktu itu merupakan waktu aktif satwa tersebut mencari makan.
Pihaknya juga menganjurkan warga untuk menciptakan suara gaduh, seperti memukul kaleng atau menghidupkan musik, agar beruang menjauh.
Selain itu, pihaknya menyarankan warga untuk memastikan penerangan yang cukup di area belakang rumah yang berbatasan langsung dengan kebun.
Djumanto meminta warga untuk segera melapor jika menemukan tanda-tanda baru. Ia mengingatkan warga untuk tidak melukai beruang madu karena satwa tersebut dilindungi oleh undang-undang.
















