Kabarminang – Siti Aisyah, mahasiswi Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas Muhammadiyah (UM) Sumatera Barat (Sumbar), meraih medali perak pada nomor lari 100 meter gawang putri dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVI Sumbar 2026 yang digelar pada 1–5 Oktober.
Siti mengatakan, pencapaian tersebut bukan sekadar hasil kompetisi, melainkan buah dari ketekunan dan kesungguhan dalam menjalani setiap tahapan perjuangan. Menurutnya, nomor lari 100 meter gawang menuntut atlet menguasai kecepatan, kelincahan, koordinasi, serta ketepatan langkah saat melewati setiap rintangan.
“Kombinasi kemampuan fisik dan konsentrasi menjadi faktor penting untuk menjaga ritme lari hingga mencapai garis finis. Persaingan dalam nomor tersebut juga menuntut atlet untuk mampu mengendalikan diri dan memberikan penampilan terbaik di tengah tekanan pertandingan,” tuturnya.
Siti mengakui, perjalanan menuju prestasi tersebut tidak mudah. Berbagai proses dan pengorbanan harus dilalui untuk mencapai hasil yang diharapkan. Meski demikian, ia bersyukur dapat meraih posisi kedua dalam kompetisi tersebut.
“Meraih juara 2 adalah berkah luar biasa sekaligus bukti bahwa proses tidak pernah mengkhianati hasil. Saya sangat bersyukur dan bangga atas pencapaian ini,” ungkapnya.
Ia juga berpesan kepada mahasiswa lainnya agar terus berjuang, berani mencoba, dan tidak menjadikan kegagalan sebagai alasan untuk berhenti mengejar cita-cita.
Sementara itu, Rektor UM Sumatera Barat, Riki Saputra, mengatakan prestasi Siti Aisyah diharapkan dapat memotivasi mahasiswa lainnya untuk terus mengembangkan bakat dan kemampuan, baik di bidang akademik maupun nonakademik.
Menurut Riki, keikutsertaan mahasiswa dalam kompetisi olahraga juga menjadi sarana pembentukan karakter, terutama dalam menanamkan nilai kedisiplinan, sportivitas, kerja keras, dan pantang menyerah.
“UM Sumatera Barat terus mendorong mahasiswa untuk mengembangkan potensi diri serta meraih prestasi melalui berbagai kegiatan positif. Capaian Siti Aisyah menjadi salah satu kebanggaan bagi keluarga besar universitas sekaligus pengingat bahwa setiap prestasi lahir dari proses, dedikasi, dan keberanian untuk terus melangkah menuju hasil yang lebih baik,” imbuhnya.






















