Kabarminang – Kabut asap menyelimuti wilayah Kabupaten Solok, Sumatera Barat (Sumbar), pada Rabu (14/10/2026). Kabut terlihat jelas menutupi Jalan Lintas Sumatera Padang-Solok, tepatnya di kawasan Nagari Talang, Kecamatan Gunung Talang.
Seorang warga setempat, Fajar (30), mengatakan kabut asap yang menyelimuti kawasan tersebut cukup tebal hingga membatasi jarak pandang. Selain itu, kondisi udara juga membuat matanya terasa perih.
“Kabut asap tebal, jarak pandang terbatas. Padiah mato deknyo,” kata Fajar.
Kabut asap tersebut diduga merupakan kiriman dari sejumlah wilayah yang mengalami kebakaran hutan dan lahan (karhutla), yakni Provinsi Jambi, Riau, dan Sumatera Selatan.
Berdasarkan pantauan kualitas udara pada situs IQAir, indeks kualitas udara (AQI) di Kabupaten Solok mencapai 154 pada pukul 13.00 WIB. Angka tersebut masuk kategori tidak sehat.
Sementara itu, konsentrasi polutan partikulat halus PM2.5 tercatat sebesar 59,9 mikrogram per meter kubik (µg/m³). Konsentrasi tersebut sekitar 12 kali lipat dari nilai panduan tahunan PM2.5 yang ditetapkan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).
Data IQAir juga menunjukkan indeks kualitas udara di Kabupaten Solok diperkirakan berada pada angka 154 hingga sore hari. Pada pukul 16.00 WIB, prakiraan cuaca menunjukkan potensi hujan dengan peluang mencapai 80 persen.
Kabut asap yang menyelimuti jalan lintas tersebut menjadi perhatian, terutama bagi pengendara yang melintasi kawasan Nagari Talang. Pengendara perlu meningkatkan kewaspadaan apabila jarak pandang terganggu oleh kabut.



















