Sebelumnya diberitakan bahwa DAN dan M gantung diri di sebuah kebun di Jorong Kayu Jao pada Selasa (7/4/2026) malam. Akibat kejadian itu, DAN tewas, sedangkan M selamat.
Kepala Jorong Kayu Jao, Dos Muliadi, menceritakan bahwa keduanya gantung diri di sebuah pohon dengan tali tambang di belakang rumah staf karyawan pabrik PTPN IV. Menurut cerita warga di lokasi, kata Dos, keduanya diduga gantung diri serentak. Namun, DAN langsung meninggal dunia karena kakinya tidak menyentuh tanah saat kepalanya tergantung. Sementara itu, M selamat karena tali yang digunakannya untuk gantung diri terlepas.
“Kejadiannya begitu cepat. Setelah waktu Isya, anggota Satpam PTPN IV melihat mereka menaiki sepeda motor melewati gerbang PTPN IV. Dia tidak curiga kepada kedua remaja itu karena mereka merupakan orang yang dikenal oleh warga sekitar. Kemudian, sekitar pukul 20.30 WIB terdengar kabar bahwa keduanya gantung diri,” tutur Dos.
Perihal kedua remaja itu, Dos mengatakan bahwa DAN merupakan siswi SMAN 2 Gunung Talang, sedangkan M putus sekolah. Ia menyebut bahwa M baru tinggal di sana. Sebelumnya, katanya, M tinggal di Sarolangun, Jambi, bersama keluarga ayahnya.
“Di sana dia pernah menikah, tapi sudah cerai. Kini statusnya janda,” ujar Dos.
Dos menambahkan bahwa ia belum tahu masalah yang melatarbelakangi kedua remaja itu bunuh diri.
Menurut informasi yang diperoleh Kabarminang.com dari sumber kepolisian, setelah DAN tewas, M menghubungi kakaknya. Kakaknya lalu datang ke lokasi. Kemudian, kedua korban dibawa bersama-sama oleh warga setempat dengan mobil PTPN ke RSUD. Korban tiba di RSUD pukul 20.46 WIB.
Kepala Polsek Gunung Talang, Iptu Armen Nandes, mengatakan bahwa pihaknya sedang menyelidiki penyebab kedua remaja itu gantung diri. Namun, pihaknya belum bisa memeriksa koban yang selamat, yaitu M, karena korban sedang trauma.
“Korban kini berada di rumah keluarganya. Dia mengalami trauma akibat kejadian itu. Kini dia membutuhkan dukungan keluarganya untuk memulihkan mentalnya,” ucap Armen kepada Kabarminang.com pada Rabu (8/4/2026).














