Minggu, Agustus 16, 2026
kabarminang.com
  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Kabar Sumbar
  • Kabar Rantau
  • Ranah Minang
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Ekonomi & Bisnis
No Result
View All Result
kabarminang.com
  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Kabar Sumbar
  • Kabar Rantau
  • Ranah Minang
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Ekonomi & Bisnis
kabarminang.com
No Result
View All Result
  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Kabar Sumbar
  • Kabar Rantau
  • Ranah Minang
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Ekonomi & Bisnis

Setelah Ditangkap Polisi, Penyalah Guna Sabu-Sabu di Pasaman Barat Gegar Otak

Holy Adib
Senin, 11 Agustus 2025 21:56
in Hukum & Kriminal
Media Oriza Suski, terduga penyalah guna sabu-sabu di Kinali, Pasaman Barat, dirawat di RSUP M. Djamil Padang setelah mengalami gegar otak. Foto: Dokumentasi Ona Sasrina Putri

Media Oriza Suski, terduga penyalah guna sabu-sabu di Kinali, Pasaman Barat, dirawat di RSUP M. Djamil Padang setelah mengalami gegar otak. Foto: Dokumentasi Ona Sasrina Putri


Kabarminang — Media Oriza Suski (35), terduga penyalah guna sabu-sabu di Kinali, Pasaman Barat, mengalami gegar otak setelah ditangkap polisi. Keluarganya merasa ada dugaan kekerasan terhadap Ori. Sementara itu, polisi mengatakan Ori cedera karena terjatuh saat mencoba untuk kabur.

Ona Sasrina Putri (34), istri Ori, mengatakan bahwa Ori ditangkap polisi dari Polda Sumbar pada Jumat (25/7) di rumah teman sang suami di Kampung Bateh Uba, Kinali, siang hari. Menurut cerita polisi, kata Ona, Ori terjatuh dalam posisi tertelungkup saat mencoba kabur setelah kedua tangannya diborgol. Ia menyebut bahwa Ori kemudian dibawa polisi ke klinik kesehatan di Pasar Kinali.

“Di klinik itu muka suaminya saya lecet-lecet karena terjatuh. Dia masih bisa berjalan, mendengar, dan berbicara. Namun, keesokan harinya, saya mendapatkan telepon dari polisi bahwa Ori sudah berada di Kantor Polda Sumbar. Saya video call dengan polisi dan meminta untuk berbicara dengan suami saya. Dalam video itu dia tertunduk, muka lecet-lecet. Saya panggil dia, tetapi tidak menyahut. Matanya selalu tertutup,” ujar Ona kepada Kabarminang.com pada Jumat (8/8) malam.

Karena khawatir akan keadaan suaminya, Ona meminta kepada polisi untuk membawanya ke rumah sakit untuk diperiksa kesehatannya. Ia menyebut bahwa polisi lalu membawa Ori ke RS Bhayangkara Padang. Karena peralatan di sana tidak cukup, kata Ona, Ori kemudian dibawa ke RSUP M. Djamil. Ona lalu pergi ke rumah sakit tersebut pada Sabtu (26/7).

“Kata dokter di (RSUP) M. Djamil, suami saya mengalami pendarahan otak yang cukup luas di kepala bagian belakang. Saya langsung diminta petugas rumah sakit untuk menandatangani dokumen untuk operasi suami saya karena kata dokter suami saya harus segera dioperasi. Setelah dioperasi, suami saya koma empat hari. Setelah sadar dari koma, dia susah membuka mata. Pupil matanya mengecil. Dia tidak bisa mengenali saya dan keluarganya. Dia hilang ingatan. Dia tidak nyambung diajak bicara. Kalau tidur, dia gelisah, memberontak,” tutur Ona.

Ona heran terhadap kondisi suaminya sebab kata dokter, Ori mengalami pendarahan otak yang cukup luas di bagian belakang, sedangkan menurut polisi, Ori terjatuh dalam posisi tertelungkup. Karena merasa janggal atas apa yang terjadi pada suaminya, Ona melaporkan ketua tim polisi yang menangkap Ori, Iptu Roni Surya Putra, ke SPKT Polda Sumbar karena merasa ada dugaan kekerasan terhadap Ori sehingga pria tersebut mengalami pendarahan otak. Sementara itu, kata Ona, mamak (paman) Ori melaporkan Roni ke Bidang Profesi dan Pengamanan Polda Sumbar.

Masalah Ona bukan hanya sampai pada kondisi suaminya yang mengalami pendarahan otak dan hilang ingatan setelah dioperasi. Ia dihadapkan pada biaya operasi dan perawatan suaminya di RSUP M. Djamil sebesar Rp100 juta lebih. Ia mengatakan bahwa polisi membebankan biaya tersebut kepada Ona.

“BPJS Kesehatan tidak berlaku kata rumah sakit karena polisi mengatakan kepada rumah sakit bahwa apa yang dialami suami saya merupakan kecelakaan dalam transaksi narkoba,” ucapnya.


halaman 1 dari 3
123Selanjutnya
Tags: Narkoba di Pasaman BaratPasaman BaratPolda SumbarSabu-sabu di Pasaman Barat

Berita Terkait

Dua Orang di Dharmasraya Ditahan Polisi karena Curi Uang Rp100 Juta

Dua Orang di Dharmasraya Ditahan Polisi karena Curi Uang Rp100 Juta

14 Agustus 2026
Dua Dosennya Dilaporkan Berzina, UIN Bukittinggi Buka Suara

Dua Dosennya Dilaporkan Berzina, UIN Bukittinggi Buka Suara

14 Agustus 2026
Kasus Korupsi Tangki Septik Pariaman, Dirut Perusahaan Jadi Tersangka Baru

Kasus Korupsi Tangki Septik Pariaman, Dirut Perusahaan Jadi Tersangka Baru

14 Agustus 2026
8 Personel Polresta Padang Dipecat Tidak Hormat Terkait Penyalahgunaan Sabu

8 Personel Polresta Padang Dipecat Tidak Hormat Terkait Penyalahgunaan Sabu

14 Agustus 2026
Kasus Dugaan Pelecehan Polwan Polda Sumbar, Kuasa Hukum AKBP F Beberkan Versi Berbeda

Kasus Dugaan Pelecehan Polwan Polda Sumbar, Kuasa Hukum AKBP F Beberkan Versi Berbeda

14 Agustus 2026
Anaknya Setubuhi Siswi SMP, Pria di Solok Selatan Ditahan Polisi karena Ancam Orang Tua Korban

Anaknya Setubuhi Siswi SMP, Pria di Solok Selatan Ditahan Polisi karena Ancam Orang Tua Korban

13 Agustus 2026
Next Post
Wali Kota Pariaman Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Empat Desa

Wali Kota Pariaman Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Empat Desa

Tinggalkan Komentar

TERPOPULER

Prakiraan Cuaca Padang Hari Ini, 10 April 2026: Berawan di Seluruh Wilayah

Prakiraan Cuaca Padang Hari Ini, 10 April 2026: Berawan di Seluruh Wilayah

10 April 2026

Dicuekkan 2 Minggu, Guru Pria di Pesisir Selatan Bentak Guru Wanita, Korban Lapor Polisi

Dicuekkan 2 Minggu, Guru Pria di Pesisir Selatan Bentak Guru Wanita, Korban Lapor Polisi

11 Agustus 2026

Kecelakaan di Lima Puluh Kota, Honda Beat Tabrak Luxio, Pengendara Tewas

Kecelakaan di Lima Puluh Kota, Honda Beat Tabrak Luxio, Pengendara Tewas

12 Agustus 2026

Viral Video Guru Pria dan Wanita Diduga Cekcok di Ruang Kelas di Pesisir Selatan

Viral Video Guru Pria dan Wanita Diduga Cekcok di Ruang Kelas di Pesisir Selatan

11 Agustus 2026

Motor dan Mobil Terlibat Kecelakaan di Lima Puluh Kota, Satu Orang Tewas

Motor dan Mobil Terlibat Kecelakaan di Lima Puluh Kota, Satu Orang Tewas

12 Agustus 2026

Dua Dosen UIN Bukittinggi Diduga Berzina, Kasusnya Masuk Proses Persidangan

Dua Dosen UIN Bukittinggi Diduga Berzina, Kasusnya Masuk Proses Persidangan

13 Agustus 2026

Truk Cold Diesel Tabrak Dua Motor di Padang Pariaman, Tiga Orang Tewas

Truk Cold Diesel Tabrak Dua Motor di Padang Pariaman, Tiga Orang Tewas

14 Agustus 2026

Informasi

  • Privacy Policy
  • Redaksi & Perusahaan
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami

Berita

  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Ekonomi & Bisnis
  • Ranah Minang
  • Kabar Sumbar
  • Kabar Rantau

© 2026 Kabarminang.com  All right reserved

  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Ekonomi & Bisnis
  • Ranah Minang
  • Kabar Sumbar
  • Kabar Rantau
  • Privacy Policy
  • Redaksi & Perusahaan
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami

© 2026 Kabarminang.com All right reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Advertorial
  • Artikel & Opini
  • Bank Nagari
  • DPRD Sumatera Barat
  • Ekonomi & Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Hukum & Kriminal
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pemilu
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Ranah Minang
  • Pilkada
  • Politik
  • PT Semen Padang
  • Ramadhan
  • Tekno
  • Kabar Sumbar
  • Kabupaten Dharmasraya
  • Kabupaten Limapuluh Kota
  • Kabupaten Padang Pariaman
  • Kabupaten Pasaman Barat
  • Kabupaten Sijunjung
  • Kabupaten Solok
  • Kabupaten Solok Selatan
  • Kota Bukittinggi
  • Kota Padang
  • Kota Padang Panjang
  • Kota Pariaman
  • Kota Payakumbuh
  • Kota Solok
  • Kabar Rantau

© 2025 KabarMinang.com.