Di tengah pelaksanaan sensus, BPS Sumbar turut mengingatkan masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi penipuan yang mengatasnamakan petugas sensus. Warga diminta untuk memeriksa identitas setiap petugas yang datang melakukan pendataan.
BPS menegaskan bahwa petugas resmi Sensus Ekonomi 2026 dibekali atribut lengkap berupa rompi khusus, kartu tanda pengenal (ID card) berfoto, serta surat tugas resmi yang diterbitkan oleh kantor BPS setempat.
Masyarakat diimbau untuk memastikan kelengkapan atribut tersebut sebelum memberikan informasi kepada petugas guna menghindari penyalahgunaan identitas oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.
Diketahui BPS Sumbar resmi memulai pendataan lapangan Sensus Ekonomi 2026 secara langsung dari rumah ke rumah (door-to-door) di seluruh kabupaten dan kota mulai Senin (15/6/2026). Sebanyak 5.480 petugas diterjunkan untuk mengumpulkan data aktivitas ekonomi masyarakat hingga 31 Agustus 2026.
















