Kabarminang — Menjelang Ramadan, harga sejumlah komoditas pangan di Kabupaten Padang Pariaman mengalami penurunan. Penurunan harga terlihat pada komoditas telur, cabai, bawang, sayuran, hingga minyak goreng kemasan sederhana.
Hal itu berdasarkan pantauan Sumbarkita di Kecamatan Sungai Garinggiang, Sungai Limau, dan Aur Malintang pada Senin (2/1) siang. Kios-kios di pasar tersebut ramai dengan aktivitas jual beli.
Salah seorang pedagang sembako di Pasar Sungai Limau, Yulizar (46), mengatakan harga telur ayam ras saat ini berada di kisaran Rp29.335 per kilogram, turun dari sebelumnya sekitar Rp29.350 per kilogram. Sementara telur ayam kampung dijual Rp56.733 per kilogram, turun dari Rp58.267 per kilogram.
“Turunnya memang tidak besar, tapi cukup terasa. Pembeli sekarang mulai berani beli lebih banyak, terutama telur dan cabai,” kata Yulizar, Senin (2/2/2026).
Ia mengatakan, penurunan lainnya juga terjadi pada cabai hijau yang sebelumnya mencapai Rp50.000 per kilogram, kini turun menjadi sekitar Rp43.000 per kilogram. Sedangkan cabai rawit yang sempat dijual Rp71.650 per kilogram, kini berada di kisaran Rp56.684 per kilogram.
Selain itu, harga bawang merah juga turun dari Rp40.000 menjadi sekitar Rp39.150 per kilogram, bawang daun dari Rp8.000 menjadi Rp7.300 per kilogram, serta terong dari Rp10.700 menjadi Rp8.700 per kilogram. Untuk bawang bombai, harga kini berada di kisaran Rp31.300 per kilogram, turun dari sebelumnya Rp33.000 per kilogram.
Penurunan juga terjadi pada minyak goreng kemasan sederhana yang kini dijual sekitar Rp15.700 per liter, dari sebelumnya Rp17.333 per liter.
Sementara itu, Rina (38), warga Aur Malintang, mengaku penurunan harga tersebut cukup membantu kebutuhan rumah tangga, terutama menjelang Ramadan yang biasanya diiringi lonjakan pengeluaran.















