Kabarminang – Wilayah hukum Polsek Padang Utara, Kota Padang, dikejutkan dengan rentetan peristiwa penemuan mayat yang terjadi dalam rentang waktu sepuluh hari terakhir.
Tercatat, sejak awal hingga pertengahan Februari 2026, sebanyak tiga orang ditemukan meninggal dunia di lokasi berbeda, mulai dari pinggir jalan hingga di dalam kamar yang terkunci.
Kapolsek Padang Utara, AKP Yuliadi, membenarkan rangkaian kejadian tersebut. Ia menyebut, ketiga kasus penemuan mayat terjadi di dua kelurahan, yakni Ulak Karang Selatan dan Air Tawar Barat.
“Benar, ada tiga kejadian penemuan mayat dalam rentang waktu beberapa hari terakhir di wilayah Padang Utara,” kata AKP Yuliadi, Jumat (13/2).
Ditemukan di Pinggir Jalan
Kasus pertama terjadi pada Rabu (4/2/2026) sekitar pukul 21.00 WIB. Warga Jalan Bawal, Kelurahan Ulak Karang Selatan, digegerkan dengan temuan sesosok pria dewasa yang tergeletak tertelungkup di pinggir jalan.
Korban diketahui bernama Fakhrul Rozi Hasan (40), buruh harian lepas asal Pasar Bawan, Pasaman Barat.
Saksi mata, Ningsih (40), melaporkan temuan tersebut kepada Ketua RT setempat, Novia Mirsal (60), sebelum diteruskan ke Bhabinkamtibmas.
Menurut AKP Yuliadi, pihak keluarga menerima kematian korban sebagai hal wajar. Korban disebut memiliki riwayat penyakit diabetes dan asam lambung.
Keluarga juga menolak dilakukan visum, dan membawa jenazah ke rumah duka di Jalan Hiu untuk disemayamkan.
IRT Meninggal di Kamar Terkunci
Empat hari kemudian, Minggu (8/2/2026) pukul 09.30 WIB, penemuan mayat kembali terjadi di Jalan Simpang Sri Gunting Cendrawasih, Kelurahan Air Tawar Barat.
















