Kabarminang — Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Imam Bonjol (IB) Padang, Martin Kustati, membuka secara resmi Rapat Anggota Tahunan (RAT) Tahun Buku 2025 Koperasi Syariah Pegawai Negeri (KSPN) kampus tersebut pada Jumat (13/3/2026). Kegiatan ini diikuti oleh anggota koperasi yang terdiri atas dosen dan tenaga kependidikan di lingkungan kampus.
Dalam sambutannya, Martin menegaskan pentingnya profesionalitas serta inovasi dalam pengelolaan koperasi agar mampu berkembang dan memberikan manfaat lebih luas bagi anggotanya.
Ia melanjutkan, RAT merupakan forum tertinggi dalam koperasi yang menjadi ruang bagi pengurus untuk menyampaikan laporan pertanggungjawaban, melakukan evaluasi kinerja, serta merumuskan arah pengembangan organisasi secara bersama.
“Koperasi di lingkungan kampus tidak hanya berfungsi sebagai lembaga ekonomi semata, tetapi juga menjadi sarana pemberdayaan dan peningkatan kesejahteraan bagi dosen dan tenaga kependidikan. Karena itu, pengelolaan koperasi harus dilakukan secara profesional, transparan, dan adaptif terhadap perkembangan zaman,” ujar Martin.
Ia juga mendorong koperasi kampus agar mampu bertransformasi melalui penguatan tata kelola organisasi, pengembangan usaha produktif, serta pemanfaatan teknologi digital guna meningkatkan kualitas layanan kepada anggota.
“Ke depan, kita berharap koperasi UIN Imam Bonjol Padang dapat berkembang menjadi koperasi kampus yang modern, profesional, dan tetap berlandaskan nilai-nilai Islam seperti kejujuran, amanah, dan keadilan,” tambahnya.
Pengawas Koperasi UIN Imam Bonjol Padang, Ikhwan, menekankan pentingnya penguatan tata kelola koperasi serta sinergi antara pengurus, pengawas, dan anggota dalam menjalankan organisasi secara sehat dan akuntabel.
Ia menyebutkan bahwa keberhasilan koperasi tidak hanya ditentukan oleh kinerja pengurus, tetapi juga oleh partisipasi aktif seluruh anggota dalam mendukung berbagai program dan kegiatan koperasi.
Sementara itu, Ketua KSPN UIN Imam Bonjol Padang, Alfi Syukri Rama, dalam laporan pertanggungjawabannya menyampaikan kepengurusan baru mulai aktif bekerja pada pertengahan Juni 2025 setelah proses serah terima kepengurusan, operasional koperasi tetap berjalan baik dan menunjukkan perkembangan positif.
Ia melanjutkan, dari sisi kinerja keuangan, koperasi mencatat peningkatan pada tahun buku 2025. Total aset koperasi naik sekitar 3,8 persen dari Rp7.742.255.579 pada 2024 menjadi Rp8.035.807.521 pada 2025. Kemudian pembiayaan kepada anggota juga meningkat signifikan dari Rp4.577.245.500 pada 2024 menjadi Rp5.862.898.324 pada 2025 atau meningkat sekitar 28,09 persen.
Selain itu, Sisa Hasil Usaha (SHU) koperasi pada tahun buku 2025 tercatat sebesar Rp341.832.570, meningkat dibandingkan tahun sebelumnya sebesar Rp273.749.490 atau tumbuh sekitar 24,49 persen.
“Tidak hanya dari sisi keuangan, koperasi juga menghadirkan sejumlah inovasi layanan bagi anggota. Salah satunya adalah program pembiayaan kendaraan bermotor yang mulai diperkenalkan pada 2025 dan mendapat respons positif dari anggota,” ujarnya.
Ia melanjutkan, hingga 31 Desember 2025 jumlah anggota aktif koperasi tercatat sebanyak 378 orang yang terdiri atas dosen dan tenaga kependidikan di lingkungan UIN Imam Bonjol Padang.
















