Kabarminang — Rangkaian Pesona Hoyak Tabuik Pariaman 2026 kembali berlanjut dengan pelaksanaan prosesi Maarak Jari-Jari yang digelar pada Senin (22/6/2026) malam. Kegiatan tersebut berlangsung meriah dan disambut antusias oleh masyarakat yang memadati jalur arak-arakan.
Maarak Jari-Jari merupakan tradisi mengarak Panja yang dibawa mengelilingi kampung di sekitar kawasan pesta Tabuik. Prosesi ini dilakukan oleh dua kelompok, yakni Tabuik Pasa dan Tabuik Subarang, yang diiringi dentuman gandang tasa hingga keduanya bertemu di Simpang Tugu Tabuik.
Sekretaris Daerah Kota Pariaman, Afrizal Azhar, menyampaikan bahwa Hoyak Tabuik merupakan bagian dari tradisi tahunan masyarakat Kota Pariaman yang terus dilestarikan.
Menurutnya, kegiatan ini juga sejalan dengan visi dan misi Wali Kota Pariaman dalam menjadikan kota tersebut sebagai destinasi sport tourism.
Afrizal juga menjelaskan bahwa Pesona Budaya Tabuik Piaman 2026 yang telah masuk dalam kalender event nasional akan mencapai puncaknya pada 28 Juni 2026. Pada puncak acara tersebut, direncanakan hadir Wakil Menteri Kebudayaan RI Giring Ganesha serta sejumlah pejabat dari tingkat pusat, provinsi, dan daerah tetangga.
“Kita berharap dengan adanya event ini dapat membangkitkan perputaran ekonomi masyarakat dengan banyaknya kunjungan wisatawan. Kita meyakini kunjungan pada tahun ini bisa jauh lebih meningkat dari tahun sebelumnya,” ujar Afrizal.
Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk ninik mamak, tokoh masyarakat, dan warga Kota Pariaman untuk berperan sebagai tuan rumah yang baik dalam menyukseskan agenda tersebut.
“Marilah sama-sama kita sukseskan acara ini,” tuturnya.
















